1 Penjual Soto di Jebres Solo Kena Corona, Pembeli Diimbau Melapor

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Selasa, 13 Okt 2020 18:24 WIB
Warung soto di Jalan Monginsidi, Kepatihan Kulon, Jebres, Solo, Selasa (13/10/2020). Seorang penjualnya dinyatakan positif Corona.
Warung soto di Jalan Monginsidi, Kepatihan Kulon, Jebres, Solo, Selasa (13/10/2020). Seorang penjualnya dinyatakan positif Corona. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Seorang penjual soto di sebuah warung, Jalan Monginsidi, Kelurahan Kepatihan Kulon, Jebres, Solo, terpapar virus Corona atau COVID-19. Masyarakat yang pernah mendatangi warung tersebut pada 1-8 Oktober 2020 diminta menghubungi Puskesmas atau kelurahan terdekat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih mengatakan kasus penjual soto itu berawal dari sekeluarga asal Mojosongo yang sempat makan di warung soto tersebut. Sekeluarga itu kemudian menjalani tes swab mandiri dan dinyatakan positif Corona.

"Satu keluarga, bapak, ibu, anak, sempat makan di situ sebelum tes swab mandiri. Tanggal 4 Oktober hasilnya positif," kata Ning, sapaannya, saat dijumpai di Balai Kota Solo, Selasa (13/10/2020).

Karena termasuk kontak erat dari keluarga asal Mojosongo yang kena Corona itu, satu keluarga penjual soto tersebut di-swab pada 8 Oktober 2020. Mereka adalah bapak, ibu dan dua anaknya yang masih kecil.

"Dari satu keluarga penjual soto itu, hanya si ibu yang positif. Kondisinya baik, menjalani isolasi mandiri," ujar dia.

Terpisah, Plt Lurah Kepatihan Kulon, Hanang Setiawan, mengatakan pihaknya telah memasang pengumuman di depan warung soto tersebut. Pengumuman itu berisi imbauan bagi pembeli soto di warung tersebut pada 1-8 Oktober 2020, harap melapor atau menghubungi kantor Kelurahan Kepatihan Kulon atau Puskesmas Purwodiningratan.

Menurut Hanang, pengumuman itu ditujukan agar memudahkan gugus tugas melacak kontak erat.

"Sejak kemarin kita pasang. Karena pemerintah kesulitan mencari siapa saja yang pernah ke warung itu," kata Hanang di kantornya, hari ini.

Hanang mengatakan depan warung tersebut juga biasa digunakan sebagai pangkalan ojek. Kemungkinan para pengemudi ojek tersebut merupakan konsumen warung itu.

"Tapi sejak kemarin sudah kosong. Kita juga tidak bisa melacaknya," katanya.

Sementara itu, hingga Selasa (13/10), akumulasi kasus COVID-19 di Solo mencapai 825 orang positif. Rinciannya, 121 orang isolasi mandiri, 60 orang dirawat, 614 orang sembuh dan 30 orang meninggal.

Video 'Kasus Corona Nasional Naik 5,9% dalam Sepekan Terakhir':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/ams)