Nego Ambil Alih Benteng Vastenburg Dilanjut ke Ahli Waris Robby Sumampow

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 13 Okt 2020 15:23 WIB
Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang kini milik Robby Sumampow
Benteng Vastenburg (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Semarang -

Pemerintah terus memproses agar Benteng Vastenburg di Solo kembali ke tangan negara. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut proses ambil alih Benteng Vastenburg tetap akan berjalan meski Robby Sumampow selaku memegang hak milik sudah meninggal.

"Sudah proses, Pak Rudy (Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, red) sudah proses ini lama, sudah negosiasi, administratif sudah disiapkan, hampir semuanya," kata Ganjar di kantornya, Selasa (13/10/2020).

Pihak swasta yang memiliki benteng tersebut adalah pengusaha bernama Robby Sumampow yang meninggal di Singapura hari Minggu (11/10) lalu. Ganjar menjelaskan nantinya proses masih bisa dilakukan karena ada ahli waris dan keluarga.

"Ya kalau meninggal kan ada ahli waris, dan seterusnya," ujar Ganjar.

Ganjar menjelaskan proses terus dilakukan supaya cagar budaya tersebut bisa kembali ke tangan negara dan dirawat. Komunikasi Pemkot Solo dan pemerintah pusat juga sudah dilakukan.

"Kalau melihat kondisi ini sepertinya Pemkot Solo sudah bergerak, memang harapannya nanti dikelola oleh pemerintah. Kalau bisa maka kita bisa melindungi cagar budaya yang ada di sana," terang Ganjar.

"Sampai hari ini bisa dikelola dan dikomunikasikan oleh Pemkot ya, kita mendampingi saja. Karena omongannya sudah sampai level Kementerian Pendidikan dan Kebudayan dan BPN, sudah cukup lama," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, pengusaha Robby Sumampow (76) meninggal dunia, Minggu (11/10) pukul 23.00 waktu Singapura. Pengusaha yang dikenal dekat dengan kalangan tokoh Orde Baru tersebut tutup usia di Singapura.

Semasa hidup, Robby dikenal sebagai pengusaha properti dan hiburan. Namanya moncer pada era Orde Baru. Salah satu asetnya yaitu Benteng Vastenburg peninggalan Belanda yang dia dapatkan secara tukar guling pada era Orde Baru.

(mbr/ams)