Round-Up

5 Fakta di Balik Penyerangan Terhadap Bu Ruminah Saat Salat di Musala

Imam Suripto - detikNews
Rabu, 07 Okt 2020 09:01 WIB
Musala Ashodiqiin, Tegal, lokasi Ruminah diserang orang tak dikenal saat salat, Selasa (6/10/2020).
Musala Ashodiqiin, lokasi penyerangan terhadap Ruminah. (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Kabupaten Tegal -

Ruminah (54) warga RT 7 RW 1 Desa Lebeteng, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, diserang saat menjalankan salat di musala kampung. Kepala bagian belakang Ruminah mengalami luka hingga harus mendapat 8 jahitan.

Berikut ini fakta-fakta yang terjadi terkait serangan tersebut:

1. Diserang saat salat Subuh di musala

Kejadian bermula saat korban berada di musala Ashodiqiin Senin pagi sekitar pukul 04.00 WIB. "Kejadiannya pagi kemarin. Jam Empat kurang seperempat dari rumah, jalan kaki ke musola," kata Ruminah kepada wartawan di rumahnya, Selasa (6/10).

Hanya ada dua orang di dalam musola itu, Ruminah dan muazin. Saat itu, muazin tengah mengaji sambil menunggu azan subuh. "Baru dua, saya sama muazin. Dia lagi ngaji pas saya datang," terangnya.

Seperti biasa, sebelum salat wajib dia menjalankan salat sunat qobliyah dua rakaat. Saat memasuki rakaat kedua, tiba-tiba dirinya dipukul orang tidak dikenal.

"Habis sujud rakaat pertama, saya berdiri dan 'Allahuakbar' untuk rakaat kedua. Tiba-tiba ada yang memukul," sambung Ruminah.

2. Diserang dari belakang

Serangan dilakukan dari belakang dan dirasakan sangat keras. Kepala korban mengalami luka hingga berdarah. Selanjutnya, dirinya meminta tolong kepada muazin untuk mengejar pelaku tapi tidak berhasil.

"(Diserang) dari belakang di bagian kepala belakang. Tahu-tahu mata terasa gelap setelah dipukul. Saya minta tolong sama yang ngaji supaya mengejar pelaku tapi sudah tidak ada," ujarnya.

Lihat juga video 'Saksi Mata: Geger Musala Dicoret "Saya Kafir":

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2