Klaster Ponpes di Banyumas, 127 Santri Positif Corona

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 21:16 WIB
COVID-19 named by WHO for Novel coronavirus NCP concept. Doctor or lab technician in PPE suit holding blood sample with novel (new) coronavirus  in Wuhan, Hubei Province, China, medical and healthcare
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Pornpak Khunatorn)
Banyumas -

Muncul klaster virus Corona (COVID-19) di pondok pesantren, Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas. Sebanyak 127 santri di ponpes tersebut terkonfirmasi positif Corona.

"Dari total jumlah santri yang berjumlah 588, santri yang di-swab 292, yang sudah keluar hasilnya 203, 127 di antaranya positif COVID-19, sedangkan 76 santri hasilnya negatif," kata Bupati Banyumas Achmad Husein dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (24/9/2020).

Dia mengatakan jika pihaknya langsung menindaklanjuti santri yang terkonfirmasi positif tersebut agar dilakukan isolasi secara khusus.

"Hari ini kami tindak lanjuti segera. Dari 127 santri maka kami isolasi khusus, dan yang negatif kami sarankan untuk bisa pulang ke daerah asal, dan yang belum di-swab hari ini kami selesaikan swab-nya," jelasnya.

Saat ini terdapat 89 santri yang masih menunggu hasil swab dari laboratorium.

"Dari seluruh santri, yang belum di-swab 296 orang. Kalau nanti hasilnya positif akan diisolasi, kalau hasilnya negatif akan dipulangkan," ucapnya.

Dia menjelaskan jika pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama yang ada di Banyumas.

"Tokoh agama meminta saya untuk membuat surat kepada pondok pesantren yang ada di Banyumas supaya bisa belajar dari kasus yang terjadi ini, dan dapat menata diri, berbenah diri, dan melindungi diri, sehingga tidak akan terjadi kasus yang sama," jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mencatat ada klaster baru yaitu pesantren di Purwokerto dan Kebumen. Saat ini Dinkes masih melakukan tracing untuk mengetahui pasti jumlah orang yang terpapar.

Selanjutnya
Halaman
1 2