Perempuan yang Viral Gegara Chat Ajak Sebar Corona di Semarang Buka Suara

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 17:42 WIB
Kuasa hukum FN, perempuan yang pesannya berisi ajakan sebar virus Corona di Semarang viral, Rabu (23/9/2020).
Kuasa hukum FN, perempuan yang pesannya berisi ajakan sebar virus Corona di Semarang viral, Rabu (23/9/2020). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Chat perempuan berinisial FN, yang isinya berupa ajakan menyebarkan virus Corona atau COVID-19 di Kota Semarang, viral di media sosial. FN melalui kuasa hukumnya, Arief Wiranata, akhirnya angkat bicara.

Arief Wiranata menjelaskan tangkapan layar chatting yang viral tidak utuh. Selain itu, Arief menyebut penyebar screenshot percakapan itu bukan LS, orang yang berkomunikasi langsung dengan FN.

"Screenshot yang beredar tidak utuh, yang menyebarkan bukan yang berkomunikasi. LS dan FN itu teman baik, entah bagaimana screenshot itu tersebar sehingga terbentuk opini bahwa FN memprovokasi menyebar (COVID-19) dan sudah jalan-jalan yang posisinya saat itu positif," kata Arief kepada wartawan, Rabu (23/9/2020).

Sejak viralnya tangkapan layar percakapan itu, lanjutnya, FN merasa dirugikan karena identitas dan fotonya tersebar.

"Dirugikan karena identitas disebar, fotonya. Foto percakapan itu tidak mewakili apapun," ujar Arief.

Arief menegaskan saat chatting itu FN isolasi mandiri di rumah. Kemudian saat percakapan itu viral, baik FN dan LS yang posisinya sama-sama positif COVID-19, diminta isolasi di rumah dinas Wali Kota Semarang.

"Sebenarnya klien saya isolasi mandiri di rumah, di Boja (Kabupaten Kendal). Sudah koordinasi dengan Dinkes, kita isolasi mandiri kemudian ke rumah dinas wali kota dua hari lalu. Hari ini berdasarkan fakta yang diterima sudah dinyatakan negatif dan sudah kembali ke rumah. Tapi tetap kami minta isolasi mandiri tujuh hari ke depan," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2