Viral Pesan Ajak Sebar Corona di Semarang, Polisi Kaji Jerat UU ITE

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 19:25 WIB
Klarifikasi chatting ajakan menyebarkan corona di Semarang
Viral pesan berisi ajakan sebar virus Corona di Semarang. (Foto: tangkapan layar akun medsos)
Semarang -

Polisi masih mendalami kasus pesan yang viral berisi ajakan menyebar virus Corona atau COVID-19 di Kota Semarang. Polisi mengkaji menerapkan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam kasus ini.

"Itu bisa masuk UU ITE, nanti akan kita kaji kira-kira pasal berapa yang bisa dikenakan. Kita lakukan pemeriksaan dulu, apa konstruksi hukumnya nanti," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Auliansyah Lubis saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Selasa (22/9/2020).

Saat ditanya terkait perkembangan penanganan kasus ajakan menyebarkan virus Corona itu, Aulia menjelaskan saat ini dua perempuan yang terlibat chatting, inisial FN dan LS, sudah diisolasi di tempat karantina.

"Kami bergerak cepat menganalisa dari mana sumbernya itu. Alhamdulillah sudah berhasil ambil kedua belah pihak baik FN maupun LS. Sementara dikarantina di rumah dinas wali kota," jelas Aulia.

FN maupun LS merupakan pasien positif Corona yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun sejak viral percakapan keduanya pada hari Sabtu (19/9) lalu, LS dan dua anggota keluarganya dibawa ke tempat karantina, sedangkan FN sempat tetap di rumah karena menemani ibunya, namun informasi terbaru dia juga sudah dikarantina di tempat yang sama.

Selanjutnya
Halaman
1 2