Makna di Balik Lurik-Sidomukti yang Dipakai Gibran Daftar Pilkada Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 04 Sep 2020 20:17 WIB
Pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa berangkat ke KPU Solo untuk mendaftar sebagai peserta Pilkada Solo. Gibran-Teguh berangkat naik sepeda onthel.
Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. (Foto: Agung Mardika/detikcom)
Solo -

Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa mengenakan kostum baju lurik dengan blangkon bermotif batik Sidomukti saat mendaftar Pilkada Solo hari ini. Apa sih makna di balik dua motif tersebut?

Ketua Program Studi Kriya Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Theresia Widyastuti, mengatakan tak ada makna khusus dalam pakaian lurik. Namun dalam kehidupan masyarakat Jawa, lurik merupakan pakaian rakyat.

"Sebenarnya tidak ada makna khusus pada lurik. Secara fungsi, lurik adalah pakaian rakyat. Tidak menunjukkan strata sosial," kata Widyastuti saat dihubungi detikcom, Jumat (4/9/2020).

Namun dalam perkembangannya, ada masyarakat Jawa yang memberikan makna-makna tertentu pada lurik. Antara lain motif lurik yang berbentuk lurus menunjukkan jalan yang lurus.

"Orang Jawa kan biasa memberi makna. Bisa itu sebagai jalan lurus. Atau karena teknik pembuatannya terdiri garis horizontal dan vertikal maka dikaitkan dengan hubungan antarmanusia dan kepada Tuhan," kata dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2