Diusung Koalisi Gemuk, Jago PDIP Daftar Pilkada Boyolali Besok

Ragil Ajiyanto, Akbar Hari Mukti, Achmad Syauqi - detikNews
Kamis, 03 Sep 2020 17:03 WIB
Kantor KPU Boyolali, Kamis (3/9/2020).
Kantor KPU Boyolali, Kamis (3/9/2020). (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)

Sementara itu, KPU Kabupaten Semarang juga mengingatkan pasangan calon tak melakukan iring-iringan melibatkan banyak orang saat mendaftar Pilkada Kabupaten Semarang. Pendaftaran yang dimulai besok itu harus mengutamakan protokol kesehatan.

"Kalau bisa tak perlu neko-neko, misal menaiki kereta kuda, atau naik kuda. Tak perlu karena menyebabkan kemacetan dan mengabaikan protokol kesehatan," jelas Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, dihubungi detikcom, Kamis (3/9).

Maskup menjelaskan dalam ruangan pendaftaran nantinya, yang dapat masuk dalam ruangan itu di antaranya bakal pasangan calon, LO, serta ketua dan sekretaris partai pengusung. Sementara lainnya berjaga-jaga di depan gedung KPU Kabupaten Semarang.

"Misal kalau salah satu pasangan diusung enam parpol, maka yang bisa masuk ruangan pendaftaran hanya 15 orang saja," jelasnya.

Maskup menilai hal tersebut untuk mengaplikasikan protokol kesehatan sesuai PKPU nomor 6 tahun 2020 terkait pilkada di masa pandemi. Meski begitu Maskup mengatakan KPU Kabupaten Semarang menyediakan layar yang menyiarkan suasana pendaftaran bagi iring-iringan yang tak dapat masuk ke ruang pendaftaran.

"Di lantai bawah nanti ada live streaming kondisi pendaftaran, tapi kami batasi juga maksimal 15 orang saja yang bisa masuk di ruangan itu untuk menonton," katanya.

Peringatan tersebut, jelas Maskup, sudah disampaikan ke masing-masing parpol lewat lisan dan tulisan. Bakal pasangan calon bahkan sudah Maskup telepon secara pribadi.

Maskup juga mengatakan semua bakal pasangan calon harus melakukan tes swab sebelum melakukan pendaftaran di KPU Kabupaten Semarang. Jika hasilnya positif, maka tak diperkenankan datang ke KPU Kabupaten Semarang saat pendaftaran.

Di Klaten, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten membatasi hanya 20 orang yang bisa masuk ke kompleks KPU saat pendaftaran calon bupati dan wakil bupati. Mereka yang masuk juga harus memenuhi protokol kesehatan COVID.

"Sudah kita atur dalam SOP, bahwa yang boleh masuk ke dalam ruang pendaftaran hanya Bapaslon, Ketua dan Sekretaris Parpol Pengusul, LO dan Ketua Tim Kampanye. Masuk halaman kantor maksimal 20 orang," ungkap Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Klaten Syamsul Huda saat ditemui detikcom di kantor KPU Klaten, Jalan Mayor Kusmanto, Kamis (3/9).

Syamsul mengatakan semua peserta diharapkan mematuhi protokol kesehatan. KPU mengimbau kepada masing tim bapaslon agar saat mendaftar tidak ada pengerahan massa.

Halaman

(rih/sip)