Round-Up

Bermula dari Ajakan Grup WA, Ini 3 Fakta Terbaru Penyerangan di Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 21 Agu 2020 08:48 WIB
Jumpa pers penangkapan 2 penggerak penyerangan acara anak Habib Umar Assegaf di Polresta Solo, Kamis (20/8/2020).
Foto: Jumpa pers penangkapan 2 penggerak penyerangan acara anak Habib Umar Assegaf di Polresta Solo, Kamis (20/8/2020). (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Polisi terus mengusut kasus penyerangan acara doa jelang pernikahan putri Habib Umar Assegaf di Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo. Ternyata ajakan untuk mendatangi lokasi kejadian bermula dari pesan di grup WhatsApp (WA).

Kapolresta Solo, Ade Safri Simanjuntak, mengatakan telah mengidentifikasi beberapa grup WA. Di dalam grup itu terdapat beberapa kelompok massa yang di antaranya ikut serta dalam aksi penyerangan.

"Ajakan berawal dari grup WA, kemudian beberapa pelaku mendatangi lokasi, kemudian terjadi komando untuk melakukan kekerasan bersama-sama terhadap orang maupun barang. Ada beberapa grup yang kita identifikasi dan ini merupakan gabungan dari beberapa kelompok," kata Ade Safri di Mapolresta Solo, Kamis (20/8/2020).

Selain itu, polisi juga sudah mengidentifikasi otak pelaku kegiatan penyerangan doa nikah di Solo tersebut. Saat ini total ada 12 orang yang ditangkap, dan delapan di antaranya dinyatakan sebagai tersangka.

Berikut fakta-fakta terbaru yang dirangkum detikcom:

1. Pastikan otak pelaku

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, mengerucut bahwa otak dari aksi penyerangan adalah tersangka BD. BD adalah pelaku yang pertama kali dirilis oleh polisi.

"Sudah berhasil mengerucut, di mana dari 6 tersangka yang sebelumnya kita rilis beberapa waktu lalu, tersangka BD inilah sebagai otak pelaku," ujar dia.

Dalam grup WA tersebut, BD adalah adminnya. Dia juga mengajak anggota grup untuk mendatangi lokasi kejadian.

"Tersangka ini yang memulai mengajak, menghasut di grup WA yang mana tersangka tersebut sebagai admin grup, mengajak warga grup tersebut untuk melakukan aksi kekerasan di TKP," katanya.

Tonton video 'Polisi Ringkus Penggerak Massa Penyerang Acara Midodareni di Solo!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2