Korban Penyerangan di Solo Ternyata Umar Assegaf, Ayah Pengantin Perempuan

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 18:47 WIB
Perwakilan keluarga Segaf Al-Jufri, Memed di Polresta Solo, Senin (10/8/2020).
Foto: Perwakilan keluarga Segaf Al-Jufri, Memed di Polresta Solo, Senin (10/8/2020). (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Aksi penyerangan usai acara doa jelang pernikahan atau midodareni di Solo mengakibatkan tiga orang luka-luka. Salah satu korban merupakan ayah mempelai perempuan, Umar Assegaf (54) yang kini masih dirawat di rumah sakit.

"Sudah diobservasi, organ dalam semua baik, terutama kepala. Pak Umar yang sebelumnya merasa kakinya patah Alhamdulillah tidak, namun memar dalam," kata perwakilan keluarga, Memed, usai melaporkan kejadian ini di Polresta Solo, Manahan, Solo, Senin (10/8/2020).

Memed mengatakan meski ada penyerangan usai acara midodareni, upacara pernikahan tetap berlangsung dengan penjagaan polisi. Pernikahan dilakukan di gedung Ahbabul Musthofa milik ulama Habib Syech Abdul Qodir Assegaf, Pasar Kliwon, Solo, Minggu (9/8).

"Pernikahan tetap berlangsung di gedung Ahbabul Musthofa. Dijaga kepolisian," ujar Memed.

Namun karena ayah mempelai perempuan, Umar Assegaf, menjadi korban pengeroyokan bersama dua orang lainnya, wali nikah diganti dengan kakak pertama mempelai perempuan.

"Acara berlangsung lancar," terangnya.

Video kedua mempelai menengok sang ayah di rumah sakit setelah melangsungkan pernikahan beredar viral. Dalam momen itu kedatangan mempelai pengantin diiringi selawatan. Kedua mempelai lalu mencium tangan dan memeluk sang ayah yang terbaring di kasur rumah sakit.

Tonton video 'Dua Penyerang Acara Doa Jelang Pernikahan di Solo Ditangkap':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2