Kasus COVID-19 di Wonogiri Melonjak, Ponpes-Tempat Wisata Masih Ditutup

Aris Arianto - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 21:06 WIB
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, Senin (6/7/2020).
Foto: Bupati Wonogiri, Joko Sutopo. (Aris Arianto/detikcom)

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wonogiri Cahyo Sukmana menuturkan pihaknya telah menggelar rapat online dengan para pengasuh Ponpes, Bagian Kesra Pemkab, MUI dan organisasi keagamaan di Wonogiri pekan lalu. Hal itu menindaklanjuti munculnya klaster dari salah satu Ponpes di Sempon Kecamatan Jatisrono.

"Keputusannya untuk sementara ponpes ditutup dulu. Para santri yang sudah terlanjur masuk ponpes diperbolehkan tetap belajar, namun protokol kesehatan harus dilakukan dengan ketat," ujar Cahyo saat dihubungi via telepon.

"Untuk santri yang belum sempat masuk, diimbau tidak masuk terlebih dahulu ke dalam lingkungan Ponpes," sambung dia.

Untuk diketahui data Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Wonogiri pada Kamis (30/7), jumlah kumulatif positif COVID-19 hari ini mencapai 121, atau bertambah 15 kasus. Perinciannya 31 kasus COVID-19 sembuh, isolasi mandiri 77 orang, sembilan orang dirawat di rumah sakit, dan empat orang meninggal.

Sedangkan pada Rabu (29/7), jumlah kumulatif kasus positif COVID-19 ada 106. Dengan rincian tujuh pasien dirawat di rumah sakit, 65 menjalani isolasi mandiri, 30 pasien sembuh dan empat orang meninggal. Penambahan kasus positif berasal dari klaster ponpes dan tenaga kesehatan RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

Halaman

(ams/rih)