Terungkap! Ada Temuan Perhiasan Lain Dekat Lokasi Emas Puluhan Kg Klaten

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 17:02 WIB
Temuan batu candi di situs Dompyongan, Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Klaten
Foto: Temuan batu candi di situs Dompyongan, Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Klaten. (Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Temuan perhiasan emas puluhan kilogram oleh warga Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Klaten tahun 1990 ternyata bukan satu-satunya. Temuan serupa pernah ditemukan di situs Candi di Desa Dompyongan yang letaknya tak jauh dari penemuan emas puluhan kilogram.

"Di Dompyongan itu menurut tokoh masyarakat di desa itu pernah ada temuan cincin atau gelang. (Ditemukan pada) Sekitar tahun 1996, tapi dijual," jelas Pamong Budaya Madya Budaya Madya Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng Deny Wahju Hidajat pada detikcom di kantornya, Klaten, Senin (27/7/2020).

Deny menduga temuan artefak kuno tak hanya ditemukan di Desa Wonoboyo. Hanya saja, ada dugaan tidak dilaporkan ke BPCB.

"Perhiasan mestinya ada, tapi tidak dilaporkan. Yang dilaporkan sering temuan batu," ungkap Deny.

Deny menjelaskan perhiasan emas juga biasa ditemukan di situs penemuan candi. Sebab, peripih di bangunan candi dulunya biasa dipakai untuk meletakkan kertas emas berisi mantra hingga batu mulia.

"Isi peripih antara lain kertas emas berisi mantra, biji-bijian, batu mulia merah delima dan lainnya. Namun sejak zaman kolonial sudah ada penjarahan oleh penjajah," terang Deny.

Deny bercerita pencurian benda bersejarah itu masih terjadi hingga sekitar tahun 2000-an. Kala itu komplotan pencuri benda bersejarah itu berhasil ditangkap dan dihukum bui.

"Saat itu saya masih di bagian pengamanan Candi Plaosan. Kita tangkap dua orang dan diputus hakim 1,5 tahun penjara," terang Deny.

Dia mengimbau masyarakat yang menemukan benda-benda kuno maupun cagar budaya agar melapor. Sehingga artefak-artefak bersejarah itu bisa dilestarikan.

"Jika ada temuan segera lapor ke BPCB atau Dinas Kebudayaan setempat. Untuk penemu cagar budaya akan ada imbalan jasa sesuai penilaian tim penilai dan benda cagar budaya harus kita jaga bersama," imbau Deny.

Tonton video 'Warga Pasuruan Temukan Susunan Batu Bata Kuno Saat Bangun Irigasi':

[Gambas:Video 20detik]