Terkuak! Ini Modus dan Lokasi Aksi Sadis Pasangan Kekasih Habisi ABG

Robby Bernardi - detikNews
Kamis, 23 Jul 2020 15:22 WIB
Rekonstruksi pembunuhan sadis pasangan kekasih terhadap ABG di Kota Pekalongan, Kamis (23/7/2020).
Rekonstruksi pembunuhan sadis pasangan kekasih terhadap ABG di Kota Pekalongan, Kamis (23/7/2020). (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kota Pekalongan -

Pasangan kekasih, KN (17) dan S (16) ternyata telah merencanakan aksi pembunuhan terhadap A (17) di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Hal itu terungkap dalam rekonstruksi kasus pembunuhan yang digelar oleh Polres Pekalongan Kota.

"Ya, ada perencanaannya (pembunuhan)," kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Ahmad Sugeng di lokasi rekonstruksi, Pekalongan, Kamis (23/7/2020).

Pelaksanaan rekonstruksi digelar di dua tempat berbeda yakni di bantaran Sungai Klego-Krapyak, dan kompleks kantor Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Pasangan kekasih itu melakukan 35 adegan dalam reka ulang aksi pembunuhan pada Rabu (15/7) lalu.

Dalam rekonstruksi, pelaku KN sejak awal telah mempersiapkan sebilah pisau dapur. KN, S dan temannya sempat pesta minuman keras jenis ciu di sebuah pos ronda.

Sekitar pukul 21.30 WIB, korban A mendatangi KN dan S dengan mengendarai sepeda motor miliknya. Setelahnya S bilang ingin ganti baju, KN kemudian mengajak korban bersama dirinya mengantar S mengambil baju KN. Korban pun menyetujuinya, lalu mereka bertiga berboncengan naik motor A.

Usai mengambil baju, KN sempat bertanya kepada S, apakah yang akan dibunuh itu adalah A dan apakah sesuai rencana dilakukan di Stadion Hoegeng. S lalu menjawab jangan di stadion Hoegeng.

"Rencananya dieksekusi di Stadion Hoegeng. Oleh S, diarahkan ke bantaran Sungai Kelgo," jelas Ahmad Sugeng.

Ketiganya kemudian melanjutkan jalan-jalan berkeliling kota dengan berboncengan naik motor milik korban. Sebelum menuju ke lokasi eksekusi di bantaran sungai, ketiganya menuju ke rumah salah satu teman KN.

KN kemudian meminta korban mengantar ke bantaran sungai dengan alasan dia ingin buang air besar. S lantas menunggu di rumah teman KN itu. Sesampainya di bantaran sungai, keduanya sempat mengobrol bahkan, sebelum melakukan eksekusi korban dengan menggunakan pisau dapur, KN sempat izin buang air besar pada korban.

"Ya, KN sempat buang air besar di depan tempat keduanya ada. Mungkin kondisi pelaku bimbang jadi tidaknya eksekusi korbannya," ujar Ahmad Sugeng.

Eksekusi pada korban pun dilakukan KN usai dirinya buang air besar. Sembari duduk berdekatan, KN mengambil pisau dapur yang diselipkan di bagian pinggang kiri. KN kemudian menusuk tubuh korban berulang kali. Korban yang sempat melawan akhirnya tak berdaya dengan luka tusukan yang dialaminya.

Melihat korban tersungkur, KN kembali menusuk korban dan menginjaknya sebelum akhirnya kepala korban ditutup semak-semak.

Setelah beraksi, KN kemudian membawa motor milik korban dan menjemput S di rumah temanya. Keduanya kemudian kabur ke Stadion Hoegeng. Dalam rentang waktu sebelum diamankan polisi, KN mencoba menjual motor milik korban yang di-posting ke sejumlah grup jual beli di Facebook.

Menurut Ahmad Sugeng, dari berita acara dan reka ulang tersebut, disebut sudah ada perencanaan pembunuhan yang dilakukan oleh kedua tersangka yakni KN dan S.

Selanjutnya
Halaman
1 2