Persetubuhan Sepasang Anak di Banyumas Terungkap, Korban Kini Trauma

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 15:06 WIB
Little girl suffering bullying raises her palm asking to stop the violence
Ilustrasi. Foto: iStock
Banyumas -

Polresta Banyumas, Jawa Tengah, mengamankan pelaku persetubuhan anak di bawah umur yang masih berusia 15 tahun. Saat pemeriksaan yang dilakukan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Banyumas, kondisi korban, yang masih berusia 14 tahun, kini trauma.

"Korban kemarin kami lakukan pemeriksaan, koordinasi dengan PPA dan segala macam. Memang korban seperti lebih banyak murung seperti ada trauma," kata Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry saat dihubungi detikcom, Kamis (16/7/2020).

Menurut dia, hal tersebut lantaran saat peristiwa itu terjadi, korban, yang berkenalan dengan pelaku melalui media sosial, sempat diajak jalan-jalan hingga akhirnya diajak berhubungan badan di hotel kawasan Stasiun Purwokerto pada Jumat (19/6) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Karena mungkin kaget, baru kenal terus diajak ke hotel, terus langsung berhubungan," jelasnya.

Sebelumnya, dia menjelaskan persetubuhan yang dilakukan pelaku merupakan yang kedua kalinya terhadap korban. Meskipun korban sudah menolak dan sempat meminta putus, pelaku tetap menjemput korban dan mengajak jalan-jalan hingga akhirnya memaksa korban bersetubuh dengan berbagai alasan.

"Korban tertekan dan bingung, sempat minta putus. Saat jalan, ketemu, minta jatah, (korban tidak mau), lalu pelaku bilang namanya pacaran begini," ujarnya.

Setelah pulang, korban yang murung kemudian ditanyai oleh kedua orang tuanya hingga akhirnya korban mengakui sudah disetubuhi oleh pelaku.

"Pihak keluarga mengetahui kejadian itu pukul 20.30 WIB, sedangkan untuk ke hotel pelaku dan korban itu siang pukul 13.00 WIB. Korban langsung lapor ke orang tuanya, karana dia setelah kejadian perilakunya murung, kemudian ditanyai orang tuanya, akhirnya mengaku," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2