Makam Kuno Orang Kalang di Blora Dijarah, Ini Tanggapan BPCB

Achmad Syauqi - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 20:03 WIB
Polisi amankan belasan orang karena gali makam kuno di hutan Blora. Para pelaku diketahui buru bekal kubur yang biasa disertakan dalam pemakaman orang Kalang.
Polisi amankan bekal kubur orang Kalang yang dibongkar di Blora. (Foto: Febrian Chandra/detikcom)
Klaten -

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah (Jateng) menyayangkan aksi penjarahan bekal kubur di makam kuno orang Kalang di Kabupaten Blora. Sebab, makam kuno orang Kalang itu dalam proses inventarisasi BPCB.

"Itu (makam orang kalang) baru tahap inventarisasi. Meskipun baru diinventarisasi perlakuannya sama dengan cagar budaya," kata Pamong Budaya Madya BPCB Jateng, Deny Wahju Hidajat saat dihubungi detikcom, Kamis (9/7/2020).

Deny mengatakan perusakan dengan membongkar makam orang kalang itu bisa melanggar UU 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Selain itu, pemerintah daerah juga punya hak untuk melindungi.

"Kalau ada perusakan ya dasarnya UU 11 Tahun 2010. Normatifnya seperti itu tapi sebenarnya Pemda juga berhak melakukan perlindungan," jelas Deny.

Setiap dinas di kabupaten/kota, imbuh Deny, bisa melakukan langkah perlindungan. Perlindungan benda cagar budaya atau yang diduga cagar budaya tidak harus dilakukan BPCB.

"Tidak harus BPCB, peran Pemda itu dikedepankan dalam pelestarian. Kalau daerah tidak ada tenaga ahlinya, balai bisa membantu," lanjut Deny.

Selanjutnya
Halaman
1 2