Keroyok 2 Pemuda Saat Jelang Sahur, 3 Anggota Geng Motor Ditangkap

Eko Susanto - detikNews
Senin, 11 Mei 2020 15:36 WIB
Ketiga geng motor pelaku pengeroyokan di Magelang
Foto: Ketiga anggota geng motor pelaku pengeroyokan di Magelang (dok. Istimewa)
Kabupaten Magelang -

Polisi menangkap tiga anggota geng motor pelaku pengeroyokan di Desa Tamanagung, Muntikan, Kabupaten Magelang. Dua orang di antaranya ditembak di kakinya karena melawan saat ditangkap.

Ketiga anggota geng motor yang ditangkap itu yakni Imam Novianto (29) alias Boim warga Kecamatan Pakis, Ahmad Mustofa alias Kenthung (24) warga Kecamatan Magelang Selatan, dan M Fajar Nur Cahyo (25) warga Kecamatan Magelang Selatan. Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Kamis (7/5), sekitar pukul 02.30 WIB, tepatnya di Jalan Pemuda Barat Muntilan.

"Pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok geng motor pada Kamis (7/5), sekitar pukul 02.30 WIB. Menjelang waktu sahur, telah terjadi tindak pidana pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang kepada dua korban," kata Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Hadi Handoko dalam jumpa pers secara daring di Mapolres Magelang, Senin (11/5/2020).

Akibat kejadian tersebut, korban Aldy R (19) dan Raxy Frans (24) mengalami luka di kepala. Saat ini korban Raxy masih menjalani rawat inap di RSUD Muntilan. Saat peristiwa itu terjadi para korban ini mengaku sedang mencari makan untuk sahur.

"Korban dan saksi dari arah Terminal Muntilan menuju Bambu Runcing, melintas di depan salah satu kelompok para tersangka. Tanpa diduga dari rombongan (pelaku) tersebut ada yang menarik korban dan dilakukan penganiayaan dengan menggunakan sajam sehingga mengakibatkan dua orang luka akibat sabetan sajam dan para pelaku melarikan diri ke arah Kota Magelang," ujar Hadi.

Hadi menyebut pengeroyokan itu terjadi karena pelaku tersinggung dengan korban. Pelaku emosi karena korban menggegas sepeda motor saat melintas di depannya.

"Pelaku merasa tersinggung dan emosi, kemudian memanggil korban dan di situlah langsung dilakukan penganiayaan atau pengeroyokan secara bersama-sama oleh kelompok para pelaku," tuturnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2