Toponimi Unik di Jateng-DIY

Dusun di Magelang Ini Dinamai Setan, Yuk Menilik Singkat Sejarahnya

Eko Susanto - detikNews
Minggu, 09 Feb 2020 13:42 WIB
Dusun Setan di Desa Candiretno, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Selasa (4/2/2020).
Dusun Setan di Desa Candiretno, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Selasa (4/2/2020). (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Sebuah dusun di Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini tergolong unik. Keunikan itu berasal dari namanya jika dibandingkan dengan nama-nama dusun lain di Magelang.

Namanya adalah Dusun Setan, masuk wilayah administrasi Desa Candiretno. Dusun ini dihuni sekitar 200 kepala keluarga (KK) KK atau sekitar 600 jiwa. Untuk penduduknya, kebanyakan bekerja sebagai buruh tani maupun buruh bangunan.

Saat memasuki dusun ini, tidak terlihat adanya kejanggalan. Kesan seram dan angker atau yang berhubungan dengan horor tak tampak. Terlihat kehidupan warga dusun ini sama seperti warga dusun lainnya. Bahkan, jalan masuk menuju dusun ini telah dibetonisasi, kemudian rumah-rumah juga sudah bagus.

Kasi Pemerintahan Desa Candiretno, Kecamatan Secang, Slamet T, mengatakan, sejak kepala desa pertama dijabat A Yasir pada masa penjajahan hingga sampai tahun 1946, namanya sudah Dusun Setan.

"Nama Dusun Setan ini ada sejak lama. Zaman Pak Lurah (Kades) A Yasir yang menjabat pada masa penjajahan sampai dengan tahun 1946. Namanya ya itu, bukan karena apa-apa," katanya saat ditemui di Balai Desa Candiretno, Selasa (4/2/2020).

Slamet menuturkan, jika pengucapan nama Dusun Setan ada kekeliruan. Nama Dusun Setan untuk awalan 'Se' sebenarnya dibacanya huruf e dalam Bahasa Jawa dikasih pepet yakni SĂȘtan. Jadi bukan setan dalam arti hantu. Atau seperti mengucapkan huruf e dalam kata sekolah.

Hanya saja, lanjutnya, sekarang penulisannya tidak ada pepet sehingga orang luar dusun membacanya setan.

"Ejaannya huruf e dikasih pepet dalam Bahasa Jawa yakni SĂȘtan," tuturnya yang pernah menjadi Kepala Dusun Setan tahun 2010-2018 itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2