Round-Up

Setor Rp 30 Juta ke Keraton Agung Sejagat, Jabatan Menteri Didapat

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 08:15 WIB
Foto: Keraton Agung Sejagat sebelum ditutup aparat. (Rinto Heksantoro/detikcom)
Foto: Keraton Agung Sejagat sebelum ditutup aparat. (Rinto Heksantoro/detikcom)
Semarang - Belum sepekan membuat heboh jagat maya, Ratu dan Raja Keraton Agung Sejagat di Purworejo ditangkap polisi. Sejumlah fakta dari penangkapan itu dikuak oleh Polda Jawa Tengah.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen (Pol) Rycko Amelza Dahniel, menegaskan jika perbuatan Raja dan Ratu bernama Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41) itu murni kriminal, bukan kegiatan budaya. Maka keduanya kini sudah berstatus tersangka.

"Dari aspek yuridis yang menjadi bidang kami, kami sudah menemukan bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan tahap ke penyidikan. Tanggal 14 (Januari) kemarin sudah ditetapkan tersangka," kata Rycko saat jumpa pers di Mapolda Jateng, Semarang, Rabu (15/1/2020).


Ada sekitar 400-an orang yang sudah tertarik bergabung dengan 'Raja Toto'. Padahal ada syarat untuk bergabung yaitu menyetor uang Rp 3 juta sampai Rp 30 juta. Sang Raja menjanjikan jabatan di kerajaan serta gaji besar dalam bentuk dolar.

"Ini murni tindak kriminal, bukan kegiatan budaya," tegasnya.



Forum Keraton Merasa Tercoreng Gegara Ulah Raja-Ratu Agung Sejagat:


Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4