Terpopuler Jateng-DIY Sepekan, Guru Cabuli Siswi hingga FX Rudy Absen Rakernas

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 12 Jan 2020 16:15 WIB
Seorang ASN guru SD berinisial S (48) ditetapkan menjadi tersangka pencabulan siswinya. (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - Sejumlah berita dari Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama sepekan terakhir mencuri perhatian pembaca detikcom.

Dimulai dari Kabupaten Gunungkidul, DIY. Fenomena lubang menganga menyerupai sinkhole kembali muncul. Di Dusun Karangawen, Desa Karangawen, Kecamatan Girisubo, warga dikejutkan dengan munculnya lubang menganga berdiameter sekitar 3 meter di tengah lahan pertanian, Sabtu (4/1) lalu.

"Amblesnya tanah ini mungkin karena kemarin Jumat (3/1) hujannya sangat deras," kata Kepala Dusun Karangawen, Yuono, Senin (6/1/2020).


Perlu diketahui, sinkhole adalah fenomena munculnya sebuah lubang besar yang terjadi karena pengikisan air yang terjadi ke dalam tanah.

Berlanjut pada Rabu (8/1), warga Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, dikejutkan oleh munculnya rekahan tanah sepanjang 16 meter. Rekahan yang berada di belakang rumah salah seorang warga itu mengalirkan lumpur dan menutup jalan Dusun Kenis.


Berjarak sekitar 10 meter dari rekahan tersebut tampak lubang menganga. Lubang itu berdiameter sekitar 2 meter dan kedalaman sekitar 3 meter.

"Ini baru pertama kali terjadi. Jadi, kejadian yang pertama," kata Camat Tepus, Alsito.

Selanjutnya dari Kabupaten Sleman, DIY, guru SD berinisial S (48) harus berurusan dengan polisi. S yang notabene aparatur sipil negara (ASN) di bawah Dinas Pendidikan Sleman disangka mencabuli belasan siswinya. Kini S ditahan polisi Sleman.

"Penetapan tersangkanya (S) tanggal 8 Desember 2019," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sleman Iptu Bowo Susilo di Mapolres Sleman, Selasa (7/1/2020).


Pelapor tak terima putrinya mendapatkan perlakuan tak senonoh dari S saat mengikuti perkemahan pada Agustus 2019 lalu. Perbuatan itu dilakukan S di tenda yang ditempati korban di malam hari.

Berdasarkan hasil penelusuran polisi, S yang memiliki istri dan anak itu juga pernah melakukan aksinya di sekolah. Ia berbuat tak senonoh dengan berdalih mengajarkan organ reproduksi di UKS. Polisi menduga ada 12 siswi SD yang menjadi korban pencabulan S.
Selanjutnya
Halaman
1 2