Pengakuan Pemutilasi Keji yang Bakar Potongan Tubuh Korban di Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Senin, 15 Jul 2019 16:21 WIB
Pelaku mutilasi, Deni Prianto dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Banyumas. Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Pelaku mutilasi, Deni Prianto dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Banyumas. Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Banyumas - Dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Banyumas, pelaku mutilasi, Deni Prianto memberi pengakuan. Deni mengaku korban, Komsatun Wachidah meminta uangnya dikembalikan dan dinikahi.

"Korban minta uang dibalikin yang Rp 25 juta. Dibalikin terus sama minta nikah siri di Banjarnegara. Saya nggak bisa bayar utang, nggak bisa nikah dia juga, Pak," kata Deni Prianto kepada wartawan di Mapolres Banyumas, Senin (15/7/2019).

Selama masa perkenalannya Deni meminjam uang sebesar Rp 20 juta kepada Komsatun. Selain itu, Komsatun juga pernah mengirim Rp 5 juta kepada Deni yang mengaku butuh uang karena kecelakaan.


Deni sejak awal membohongi Komsatun dengan mengaku dirinya masih lajang, padahal Deni sudah memiliki istri dan anak.

"Karena (saya) sudah punya anak, Pak. (Pembunuhan) Direncanain sejak dia minta ganti rugi itu, Pak. (Diminta) Duit sama janji nikah," ucapnya.


Setelah menghabisi Komsatun, Deni mengaku ketakutan hingga akhirnya memutuskan untuk memutilasinya.

"Karena saya itu takut ketahuan jadi saya mutilasi dan saya mutilasi dan buang Pak untuk menghilangkan jejak biar enggak ketahuan," ujarnya.


Simak Video "Pemakaman Korban Mutilasi di Temanggung"

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Pengakuan Pemutilasi Wanita PNS yang Hebohkan Banyumas"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)