Terungkap! Herry Wirawan Pernah Jadi Pengajar Bahasa Arab di SD Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 15 Feb 2022 21:33 WIB
Penjara seumur hidup artinya apa? Pertanyaan ini muncul setelah Herry Wirawan divonis penjara seumur hidup dalam kasus pemerkosaan 13 santri.
Herry Wirawan (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Bandung -

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung turut mengungkap sosok Herry Wirawan pemerkosa 13 santriwati. Herry ternyata pernah menjadi guru bahasa Arab di salah satu sekolah dasar di Dago Bandung.

Hal itu terungkap saat hakim mengurai unsur-unsur pertimbangan dalam putusan Herry yang dibacakan saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung pada Selasa (15/2/2022). Hal itu terungkap saat hakim membeberkan soal unsur tenaga pendidikan.

"Terdakwa adalah guru tenaga pendidikan berdasarkan (keterangan) saksi, sebelum mendirikan Yayasan, terdakwa adalah seorang pengajar bahasa Arab di sekolah dasar daerah Dago," ujar hakim.

Herry kemudian mendirikan Yayasan Manarul Huda. Menurut hakim, di Yayasan itu pula Herry mengajar bahasa Arab dan kitab.

"Menimbang berdasarkan uraian terdakwa tenaga pendidikan Ponpes Manarul Huda dan (pengajar) bahasa Arab dan kitab atas anak-anak ini, santriwati. Menimbang dengan demikian unsur tindak pidana terpenuhi," kata dia.

"Terdakwa sebagai tenaga pendidik dan pengasuh yayasan Manarul Huda sebaiknya mendidik dan membimbing anak-anak belajar dan mondok di pondok pesantren sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Namun terdakwa memberi contoh tidak baik dan merusak anak-anak di pondok pesantrennya. Perbuatan terdakwa dapat mencemarkan lembaga ponpes dan menimbulkan kekhawatiran orang tua menitipkan anaknya ke pondok pesantren," katanya.

Sekadar diketahui, Herry dituntut hukuman mati oleh Jaksa. Akan tetapi, dalam vonis, hakim memvonis Herry dengan hukuman penjara seumur hidup.

"Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup," ucap hakim.

(dir/bbn)