Kaleidoskop 2021

Pembunuh Anjanii Bee dan Ibu-Anak Subang Berkeliaran Bebas

Whisnu Pradana - detikNews
Senin, 27 Des 2021 08:48 WIB
Anjanii Bee korban pembunuhan di Lembang yang kasusnya belum terungkap hingga kini. Amalia Mustika Ratu alias Amel dan ibunya tewas dibunuh pelaku misterius.
Anjanii Bee korban pembunuhan di Lembang yang kasusnya belum terungkap hingga kini. Amalia Mustika Ratu alias Amel dan ibunya tewas dibunuh pelaku misterius. (Foto: istimewa)
Bandung -

Beberapa kejadian pembunuhan sadis terjadi di Jawa Barat selama 2021 ini, salah satunya bahkan terjadi pada 2020. Sayangnya hingga menjelang bergantinya tahun namun kasus pembunuhan tersebut belum juga terungkap.

Misteri siapa pelaku pembunuhan sadis yang terjadi pada medio 2020 dan 2021 itu menyita perhatian publik. Berikut detikcom rangkum dan ulas kembali peristiwa berdarah tersebut.

Pembunuh Anjanii Bee Belum Terungkap

Pada 5 Maret 2020, publik dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan terbungkus plastik dan seprai di sebuah selokan di depan hotel tepat di Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Mayat perempuan tersebut bercirikan sebuah tato bergambar 'burung hantu' pada bagian lengannya. Usut punya usut korban atas Marwah Sofiyah alias Anjanii Bee (21), warga Kampung Karajan, Desa Karang Hegar, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang.

Anjanii Bee ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan terbalut seprai dan plastik hitam. Polisi menemukan luka di leher dan lebam di wajah.

AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki, yang kala itu menjabat sebagai Kapolres Cimahi, menyebut kasus pembunuhan Anjanii Bee ini sulit terungkap karena kurangnya alat bukti.

"Kita kekurangan saksi dan tidak ada CCTV di lokasi pembuangan mayat. Jadi belum bisa mengarahkan ke pelaku pembuangan dan pembunuhan korban," kata Yoris, Minggu (26/7).

Dalam kejadian ini, polisi sudah memeriksa lebih dari 100 orang saksi termasuk sopir taksi online yang terakhir mengantar Anjanii Bee ke sebuah hotel di Bandung untuk bertemu dengan seorang pria. "Hampir 120 orang kita periksa tapi belum ada yang mengerucut. Kita coba patahkan semua alibi mereka, tapi masih juga belum jelas. Teman dekat, pacar, dan keluarganya sudah kita periksa semua," ujar Yoris.

Anjanii BeeAnjanii Bee (Foto: tangkapan layar Facebook akun Anjanii Bee)

Selain itu pihak kepolisian juga mendapatkan informasi bila sehari sebelum kejadian nahas itu, Anjanii Bee sempat bertemu dengan seorang pria di depan hotel di Kota Bandung. Polisi langsung mengecek daftar tamu yang menginap tepat pada hari Anjanii Bee bertemu dengan sosok pria misterius tersebut namun nihil.

"Kita sudah cek semua kamar hotel bahkan kita periksa satu-satu daftar tamu yang menginap di hari itu dan hari sebelumnya. Tapi enggak ada yang mengarah ke terduga lelaki yang kami kejar," katanya.

Terakhir pada 6 November 2020, polisi belum mendapatkan perkembangan terkait kasus ini. Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan. Namun belum ada hasil yang bisa mendekatkan pihaknya ke pelaku pembunuhan sadis tersebut.

"Sampai saat ini masih terus kita lakukan penyelidikan dimana, siapa, dan kapan korban dibunuh. Tapi memang belum ada kemajuan yang berarti," ucap Yohannes.

Menurutnya, pelaku pembunuhan Anjanii Bee diduga lebih dari satu orang. "Dugaan kami lebih dari satu orang dan terorganisir. Ada peran-peran berbeda dari para pelaku, mulai dari yang mengeksekusi sampai yang membuang korban. Tapi kami terus lakukan upaya untuk mengungkap kasus ini," tutur Yohannes.

21 bulan berlalu, polisi masih belum bisa mengungkap siapa sosok pembunuh Anjanii Bee. Segala upaya telah dilakukan, namun pelaku pembunuhan sadis itu masih bebas berkeliaran.