Diduga Terlibat Tawuran, Pelajar SMK Bogor Tewas di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 21:18 WIB
ilustrasi tawuran
Ilustrasi tawuran (Ilustrator: Mindra Purnomo/detikcom)
Sukabumi -

Nyawa pelajar SMK Yapis Bogor, Fajar Maulana (16), tak tertolong. Dia diduga terlibat tawuran dengan pelajar sekolah lainnya di Sukabumi. Korban mengalami luka bacok di bagian punggungnya hingga tembus ke paru-paru.

Kabar itu dibenarkan kakak korban, Faizal. Dia sempat melihat sang adik nongkrong bersama sejumlah temannya. Setelah itu, Faizal berangkat kerja hingga kemudian mendapat kabar adiknya masuk rumah sakit.

"Sekitar jam 14.00 WIB, nongkrong di warung bersama teman,temannya di warung. Sekitar jam 15.00 WIB saya berangkat kerja, selang 30 menit saya dapat kabar dari RS Medicare bahwa adik saya masuk rumah sakit. Saya ke sana, ternyata adik saya meninggal dunia," kata Faizal kepada detikcom, Jumat (19/11/2021).

Faizal mengaku belum mendapat kabar soal penyebab pasti kematian adiknya. Namun ia menduga adiknya terlibat tawuran dengan pelajar lain.

"Informasinya terlibat tawuran dengan pelajar SMK asal Bogor juga. Pihak medis mengatakan adik saya luka bacokan, katanya kena celurit dari punggung tembus sampai kena ke paru-parunya. Permintaan kepolisian minta untuk autopsi, sekarang dibawa ke RSUD Sekarwangi," tutur Faizal.

Dia berharap polisi mengungkap kejadian yang menimpa adiknya. "Kami sudah menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian, harapan kami kasus ini bisa segera terungkap," kata Faizal.

Kasat Reskrim AKP Rizka Fadhila membenarkan kejadian tersebut. Namun, menurutnya, apakah korban terlibat tawuran atau tidak, pihaknya tengah menyelidiki.

"Benar ada korban terluka yang mengakibatkan meninggal dunia,"kata Rizka.