Dipicu Tantangan, Pria di Sukabumi Bacok Teman Mantan Istri

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 13:32 WIB
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi (Foto: dok.detikcom)
Sukabumi -

M Rian alias Adul membacok seorang pria di Sukabumi. Pemicu kasus ini karena pelaku merasa ditantang oleh teman mantan istrinya.

Peristiwa berdarah ini bermula saat RR, mantan istri Adul, berjumpa dengan beberapa orang pria yang salah satunya bernama Indra Maulana. Indra diduga itu menaruh hati kepada RR.

Kepada perempuan itu, Indra mengatakan akan membalaskan sakit hatinya kepada Adul, mantan suami RR. "Indra saat itu merayu RR dan mengatakan akan mendatangi Adul. Setelah itu RR menghubungi mantan suaminya dan mengatakan Indra mau mencarinya dengan maksud membalaskan dendam sakit hatinya," kata Panit Reskrim Polsek Cibadak, Resor Sukabumi, Jumat (19/11/2021).

Pada Kamis (18/11), pukul 16.45 WIB, Adul menanyakan kepada RR soal keberadaan Indra. RR saat itu mengatakan posisi Indra berada di rumah temannya, Kampung Sekarwangi, Kecamatan Cibadak.

"Tanpa pikir panjang, Adul kemudian mendatangi Indra di rumah temannya tersebut. Ia datang bersama seorang temannya. Adul saat itu membawa sebilah samurai. Sesampainya di sana, mereka bertemu dengan Indra.

Indra saat itu tengah bersama temannya bernama Rizki. Melihat Adul datang membawa samurai, Indra dan Rizki sontak mengambil golok dan celurit. Mereka saling serang.

"Pelaku Adul langsung masuk ke dalam rumah, saat itu ia langsung menghimpit teman korban yakni Rizki. Melihat situasi itu, Indra langsung menyerang dengan membacokkan celurit ke arah jari tengah tangan kanan Adul hingga nyaris putus," ujar Sapri.

Meski dalam kondisi terluka, Adul berusaha merebut golok di tangan Rizki. Setelah berhasil merebut golok, ia langsung membacokkan golok itu ke arah kening Rizki. Mendengar kegaduhan itu orang tua pemilik rumah berlari ketakutan dan meminta pertolongan.

"Adul dan temannya kemudian melarikan diri dan membuang badang bukti senjata tajam yang mereka pegang ke sungai. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke kami dan tidak butuh waktu lama pelaku kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucap Sapri.

Polisi menjerat pelaku dengan pasal penganiayaan, sesuai dengan ketentuan pasal 351 KUHP yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara. Selain menangkap pelaku, polisi menyita sebilah golok dan celurit.

(sya/bbn)