Kerabat Korban Pembunuhan Subang Dianggap Rusak TKP, Ini Kata Pengacara Yosep

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 10:28 WIB
Tim Bareskrim mendatangi TKP pembunuhan sadis di Subang
TKP pembunuhan ibu-anak di Subang (Foto: Dian Firmansyah/detikcom).
Bandung -

Kuasa hukum Yosep suami sekaligus ayah korban pembunuhan sadis di Subang Rohman Hidayat mendesak polisi agar menetapkan Muhammad Ramdanu alias Danu sebagai tersangka. Hal ini dikarenakan Danu yang merupakan kerabat korban dianggap telah mengganggu area TKP.

Danu sendiri diketahui datang dan masuk ke area TKP sehari setelah penemuan mayat ibu-anak di Subang atau pada 19 Agustus 2021. Danu bahkan diketahui masuk dan membersihkan bak mandi hingga menemukan gunting dan cutter.

"Terhadap hal tersebut, saya sebagai kuasa hukum Yosep meminta kepada Polres Subang untuk segera menetapkan Danu sebagai tersangka," ucap Rohman kepada detikcom, Kamis (4/11/2021).

Rohman menilai apa yang diperbuat Danu melanggar ketentuan Pasal 221 ayat 2 KUHPidana. Dia juga menyoroti informasi adanya oknum bantuan polisi (Banpol) yang ada di TKP sehari setelah penemuan jenazah korban.

"Memasuki TKP tanpa izin. Karena jelas merusak TKP," kata Rohman.

Menurut Rohman, kliennya saja yang memiliki tanah dan bangunan hingga saat ini belum pernah lagi menginjakan kaki di TKP. Sebab, kata dia, Yosep menghormati aturan dan enggan mengganggu proses penyelidikan yang dilakukan oleh polisi.

"Klien saya saja Pak Yosef, yang jelas memiliki tanah dan rumah bangunan itu, tidak bisa datang ke lokasi. Tapi ini, Danu dan Banpol bisa masuk ke TKP dengan leluasa. Ada apa, bisa saja dia menghilangkan barang bukti, atau merusak barang bukti yang ada di sana. Harusnya dengan keterangan pengacara dan itu segera Polres menetapkan Danu sebagai tersangka memasuki TKP tanpa izin," ucapnya.

Seperti diketahui, Danu disebut masuk ke area TKP sehari setelah penemuan mayat ibu-anak di Subang. Bahkan Danu disebut-sebut membersihkan bak kamar mandi hingga menemukan gunting-cutter di bak mandi itu.

Polisi sendiri tengah mendalami temuan Danu dan keterangan dari Danu. Beberapa kali, Danu pun dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan.

"Itu yang harus kita yakini adalah hasil dari keterangan saksi yang dilakukan oleh penyidik. Jadi keterangan ini tidak dikesampingkan karena penyidik telah melakukan olah TKP. Terlepas itu ada yang menyampaikan, dia melihat, dia melakukan dan sebagainya," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat dikonfirmasi.

Lihat juga video 'Makam Ibu-Anak Korban Pembunuhan di Subang Dibongkar Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/mso)