Hari Santri

Aksi Bertani-Beternak Para Penghuni Banyulana Ciamis

Dadang Hermansyah - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 22:12 WIB
Ponpes di Ciamis
Aktivitas santri di Pesantren Banyulana Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)

Darif menjelaskan sejauh ini pesantren tidak mengalami banyak kendala selama beraktivitas tersebut.

"Seperti pada saat Pandemi COVID-19, ketika ikan susah keluar. Sedangkan ikan harus tetap diberikan pakan. Kita mencari solusinya dengan beternak maggot untuk mengatasi kekurangan pakan ikan," ucap Darif.

Selain itu, Pesantren Banyulana telah meluncurkan 'Magrib' atau Madrasah Agrikultur Banyulana. Sehingga belajar pertanian di pesantren ini memiliki kurikulum.

Para santri pun bisa mengembangkan pengetahuan bidang pertanian dan perikanan secara langsung. "Mentornya juga dari tenaga ahli, ada dari BP3K dan Dinas Pertanian. Alhamdulillah, Pemkab Ciamis pun sangat mendukung. Bahkan membantu dalam hal legalitas, seperti P4S, pusat penyuluhan pertanian swadaya. Para santri nantinya punya sertifikat dan bisa memberikan praktik langsung ke masyarakat," tuturnya.

"Jadi santri kami itu ceramah bisa di pematang sawah. Memberikan praktek pertanian ke masyarakat," ucap Darif menambahkan.

Camat Barebeg Edy Yulianto menyebut Pesantren Banyulana ini satu-satunya pesantren bergerak di bidang pertanian dan peternakan di wilayahnya. "Mereka tidak hanya konsentrasi pada keagamaan. Tapi juga memberikan bekal kepada santri untuk kehidupannya. Tidak tergantung pada dunia luar, tapi mandiri. Bisa disebut juga pesantren pertanian. Setelah kembali di masyarakat, mereka juga akan membantu masyarakat di bidang pertanian, di samping dalam hal keagamaan," tutur Edy.

Ponpes di CiamisPeternakan ikan di Ponpes Banyulana Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)


(bbn/bbn)