Cerita Warga Ikut Cari 'Mother of Satan' di Gunung Ciremai

Bima Bagaskara - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 19:50 WIB
Warga di kawasan Gunung Ciremai
Warga di kawasan Gunung Ciremai. (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)
Majalengka -

Bahan peledak TATP atau 'Mother of Satan' sebanyak 35 kg ditemukan Densus 88 Antiteror Polri di kaki Gunung Ciremai tepatnya di Blok Malarhayu, Desa Bataragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Jumat (1/10).

Bahan peledak TATP itu ditemukan di sebuah lokasi tersembunyi sejauh tujuh kilometer dari Dusun Malarhayu yang merupakan pemukiman terakhir di kawasan tersebut. Penemuan bahan peledak itu membuat geger warga setempat. Warga tidak menyangka wilayahnya tersimpan bahan peledak berkekuatan tinggi.

"Nggak menyangka mas ada itu (bahan peledak). Lokasi penemuannya itu jauh di atas, semak-semak semua. Kalau ke sana sekitar tujuh kilo lah dari sini," kata Parman, salah satu warga, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (5/10/2021).

Menurut dia, awalnya warga tidak pernah mengira kedatangan belasan polisi pada Kamis (30/9) ternyata mencari bahan peledak yang disimpan oleh napi terorisme bernama Imam Mulyana. Saat itu, dia menjelaskan, banyak warga yang mencoba bertanya ke petugas terkait maksud kedatangannya ke kampung mereka.

"Jadi ceritanya Kamis sore itu, saya mau pulang ke rumah. Terus saya lihat ada polisi tuh banyak, saya tanya kan 'pak mau apa?'. Gitu kata saya. Terus polisinya bilang cuma mau jalan-jalan saja," tuturnya.

"Terus polisi tanya, 'tahu gak Karang Lenang?'. Saya bilang tahu. Terus saya diminta buat ngasih tahu lokasi Karang Lenang itu," ujar Parman menambahkan.

Karang Lenang, menurut Parman, dulunya merupakan tempat yang sering didatangi orang. Di sana, kata dia, biasa digunakan sebagai tempat kemping karena memiliki pemandangan yang indah.

Ia mengira polisi hanya ingin jalan-jalan melihat pemandangan. Karena selain itu, beberapa petugas juga membawa perlengkapan seperti makanan, air mineral dan lainnya.

"Saya kira mau kemping ke sana, soalnya bawa makanan, air, segala macam. Katanya cuma mau main saja, ya jadi saya antar pas hari Jumatnya. Soalnya, setahu saya tempatnya bagus," kata Parman.

Barulah pada Jumat, tanpa disangka-sangka, polisi justru menemukan sebuah bahan peledak TATP 'Mother of Satan' di lokasi yang dituju. Warga pun terheran-heran karena sebelumnya petugas tidak memberitahu apa pun, bahkan melarang warga untuk mengambil dokumentasi.

"Iya nggak menyangka, pas di atas malah menemukan itu (bahan peledak). Kami juga nggak boleh ambil dokumentasi," ujar Parman.

Lihat juga video 'Dar! Detik-detik Bom 'Mother of Satan' di Ciremai Dimusnahkan':

[Gambas:Video 20detik]