Dilema Overpenghuni Lapas di Jabar, 13 Sipir Kawal 1.403 Napi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 10:19 WIB
Ilustrasi Napi di Penjara
Ilustrasi penjara (ilustrator: Edi Wahyono/deikcom)
Bandung -

Kondisi lapas dan rutan di Jawa Barat mengalami overpenghuni. Kondisi ini diperburuk dengan jumlah petugas yang minim.

"Lapas di Jawa Barat itu ada 33 lapas dan rutan dengan total isi 22.844 WBP (warga binaan pemasyarakatan). Untuk petugas seluruhnya 3.026 orang," ucap Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Sudjonggo kepada detikcom, Kamis (16/9/2021).

Sudjonggo bahkan mencontohkan kondisi di Lapas Cibinong. Menurut dia, Lapas Cibinong memiliki jumlah total narapidana sebanyak 1.403 orang yang dijaga 13 sipir. Menurut Sudjonggo, lapas dan rutan di Jabar sendiri mayoritas dihuni oleh napi perkara narkotik.

"Itu baru satu lapas, belum lapas yang lain," kata dia.

Kondisi ini juga diperburuk dengan teknis penguncian sel. Menurut dia, penguncian sel hunian napi dilakukan secara manual.

"Semua bloknya pengunciannya itu manual, jadi satu kamar itu satu gembok manual. Sedangkan satu blok itu kan bisa ada 24 kamar, bisa ada 20 kamar. Semuanya harus dibuka. Kalau membuka satu saja lima menit, dikali 20 sudah 100 menit itu," tutur Sudjonggo.

Meski kondisinya begitu, Sudjonggo mengatakan pihkanya terus maksimal dalam proses pengamanan para napi. Para petugas menjalankan proses pengamanan itu sesuai dengan SOP yang berlaku. Menurut Sudjonggo, kondisi ini tak hanya terjadi di Jabar melainkan di daerah lain juga.

"Walaupun dengan kondisi demikian, Kami tetap bekerja, semampunya dengan disiplin menjalankan SOP dan berinovasi melaksanakan tugas dan fungsi dalam membina WBP," katanya.