Kekayaan Gubernur Banten Tiga Tahun Terakhir Tak Berubah

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 10 Sep 2021 14:15 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Serang -

Setiap penyelenggara negara wajib melaporkan harta kekayaannya. Setiap tahun KPK biasanya meminta Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik dan diumumkan di situs LHKPN KPK.

Pimpinan tertinggi Pemprov Banten saat ini dijabat oleh Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy. Masalah LHKPN juga tengah menjadi pembicaraan publik belakangan ini. Berapa nilai kekayaan Wahidin sebagai orang nomor satu di pemerintahan Banten?

Berdasarkan catatan LHKPN KPK yang dipantau detikcom, Jumat (10/9/2021), tiga tahun terakhir Wahidin melaporkan secara periodik laporan kekayaan. Wahidin melaporkan harta kekayaan pada 2018, 2019, dan 2020 dengan total yang sama yaitu Rp 17.923.450.193.

Di laporan tahun 2018, Total kekayaan Wahidin Halim mencapai 17.923.450.193. Berikut rinciannya:

(1) Tanah seluas 300 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 15.000.000, (2) Tanah seluas 850 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 394.400.000, (3) Tanah seluas 250 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 116.000.000, (4) Tanah seluas 400 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 458.800.000, (5) Tanah seluas 354 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 164.256.000, (6) Tanah seluas 163 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 75.632.000, (7) Tanah seluas 834 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 386.976.000, (8) Tanah seluas 2.360 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 1.095.040.000, (9) Tanah seluas 335 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 384.245.000, (10) Tanah seluas 2.701 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 71.030.000, (11) Tanah seluas 635 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 294.640.000, (12) Tanah dan bangunan seluas 1.074 m2/150 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 725.736.000, (13) Tanah seluas 1.000 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 464.000.000, (14) Tanah seluas 1.286 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 596.704.000, (15) Tanah seluas 1.476 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 684.864.000.

(16) Tanah seluas 1.249 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 579.536.000, (17) Tanah seluas 625 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 151.875.000, (18) Tanah seluas 700 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 170.100.000, (19) Tanah seluas 2.660 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 646.380.000, (20) Tanah seluas 400 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 97.200.000, (21) Tanah seluas 240 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 97.200.000, (22) Tanah seluas 650 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 157.950.000, (23) Tanah seluas 650 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 157.950.000, (24) Tanah seluas 650 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 157.950.000, (25) Tanah seluas 2.110 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 979.040.000, (26) Tanah seluas 1.200 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 556.800.000, (27) Tanah seluas 450 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 516.150.000, (28) Tanah seluas 2.785 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp 1.292.240.000, (29) Tanah seluas 42.814 m2 di kab/kota Tangerang, hasil sendiri Rp. 1.850.000.000.

Untuk harta tanah dan bangunan ini, total jumlahnya mencapai Rp 13.337.694.000. Sedangkan alat transportasi mobil jumlahnya mencapai Rp 860.000.000. Mobil yang dimiliki adalah Corolla, Honda Jazz, Alphard, dan Fortuner Jeep.

Untuk harta bergerak lainnya mencapai Rp 329.000.000. Sedangkan kas dan setara kas mencapai Rp 3.396.756.193. Sehingga, total kekayaan orang nomor satu di Banten ini mencapai Rp 17.923.450.193.

Di tahun 2019, laporan gubernur Banten juga memiliki nilai sama. Tidak ada perubahan dari jumlah kepemilikan tanah dan mobil. Total seluruhnya pun mencapai Rp 17.923.450.193.

Antara laporan tahun 2019 ke 2020 pun kekayaannya tidak berubah. Angkanya persis sama dan tidak ada perubahan sama sekali baik dari jumlah kepemilikan tanah, kepemilikan kendaraan dan kas dan setara kas. Totalnya keseluruhan mencapai Rp 17.923.450.193.

(bri/bbn)