Cerita Warga Bandung Saat Bekerja di Masa PPKM Darurat

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 17 Jul 2021 19:26 WIB
PPKM Darurat di Bandung
Petugas kebersihan tetap bekerja saat PPKM Darurat di Kota Bandung. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Selama di lapangan, Asep tak memungkiri ada beberapa kejadian yang kerap menguji kesabarannya. Ia paham kondisi ini berat bagi masyarakat, tetapi menahan diri lebih baik untuk kemaslahatan bersama.

"Semua juga enggak mau dengan kondisi ini. Saat menemukan kasus seperti itu (yang memancing amarah) kita tidak emosi, humanis. Kita berbuat baik pun belum tentu dilihat baik," ujarnya.

"Walaupun saya dibentak-bentak , saya santai saja. Alhamdulillah tidak terpancing emosi. Sukanya pekerjaan ya, bisa berjemur di lapangan," ucap Asep melanjutkan.

Sama halnya dengan Bagus (28), tuntutan pekerjaan sebagai seorang wartawan mengharuskannya tetap turun ke lapangan. Ia mengaku merasa khawatir andaikata tertular saat melakukan peliputan.

"Sekarang jadi lebih aware sih, apalagi kasus bertambah banyak. Saya juga sekarang lebih memperhatikan keselamatan diri, memakai masker double dan rajin mencuci tangan," kata Bagus.

PPKM Darurat di BandungSejumlah titik jalan di Kota Bandung ditutup saat masa PPKM Darurat. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Terkadang, saat mewawancarai seorang narasumber dan terlihat ada potensi kerumunan, ia lebih sering mengambil jarak aman. "Jadi kalau ada wawancara begitu, saya taruh saja ponselnya di dekat speaker," tutur Bagus.

Berdasarkan data dari Pusicov Bandung, saat ini akumulasi kasus COVID-19 di Bandung telah mencapai 30.626 kasus per 16 Juli 2021. Jumlah kasus aktif di Bandung mencapai 6.169 kasus, sedangkan 23.636 orang dinyatakan sembuh dan 821 orang meninggal dunia.


(yum/bbn)