Vaksinasi Digelar Malam, Jaring Pelayan Publik-Lansia di Ciamis

Dadang Hermansyah - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 22:14 WIB
Vaksinasi di Ciamis
Pelaksanaan vaksinasi di Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis -

Pemkab Ciamis kembali menggelar akselerasi vaksinasi. Bertepatan Ramadhan ini penyuntikan vaksin COVID-19 digelar pada malam selepas isya di Islamic Center Ciamis, Jumat (23/4/2021). Target vaksinasi kali ini menjaring 1.350 orang pelayan publik dan lansia.

"Kegiatan malam ini disamping untuk mempercepat vaksinasi juga untuk menjawab orang yang beranggapan kalau divaksinasi siang hari di bulan Ramadhan membatalkan puasa. Padahal sudah ada fatwa MUI," ujar Bupati Ciamis Herdiat Sunarya didampingi Sekda Ciamis Tatang saat memantau akselerasi vaksinasi.

Herdiat menyebut target vaksinasi kali ini sebanyak 1.350 orang dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Ia melihat masyarakat pelayan publik dan Lansia sangat antusias untuk mendapat vaksinasi.

"Antusiasnya tinggi, mudah-mudahan ini didukung dengan pasokan vaksin dari pemerintah pusat tidak terlambat dan tidak kurang. Kita akan berupaya terus untuk ketersediaan vaksin," ujar Herdiat.

Dia menjelaskan akselerasi vaksinasi ini juga akan dilaksanakan pada Sabtu (24/4/2021) dengan target 2.000 orang. Sedangkan ketersediaan vaksin COVID-19 saat ini masih tersedia.

Sementara itu, Kabid P2P Dinkes Ciamis Bayu Yudiawan mengatakan pihaknya membuka layanan vaksinasi pada malam hari di bulan Ramadhan. Tujuannya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan bagi umat Islam yang sudah berpuasa.

"Jadi bukan soal membatalkan puasa, tapi pertimbangannya orang yang berpuasa itu dikhawatirkan kadar gula darah rendah. Apabila disuntik khawatir terjadi efek samping. Maka kita geser penyuntikan pada malam hari setelah berbuka puasa," ujar Bayu.

Dinkes Ciamis sebetulnya membuka layanan vaksinasi ini sejak sore. Namun itu khusus untuk nonmuslim dan forum kerukunan umat beragama.

"Saat ini target pelayan publik yang akan divaksinasi sebanyak 45 ribu dan 167 orang Lansia. Untuk layanan publik penyuntikan sudah 50 persen. Tapi untuk Lansia memang masih sedikit, karena ada kesalahan teknis," kata Bayu.

Simak video 'Akan Ada Penyuntikan Dosis Ketiga Vaksin Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)