Respons Pemkab Bogor soal Warganya Dinilai Terendah Disiplin Bermasker

M. Sholihin - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 15:55 WIB
Poster
Ilustrasi pengguna masker. (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Kabupaten Bogor -

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menilai Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan tingkat kedisiplinan bermasker paling rendah se-Jabar. Bagaimana respons Pemkab Bogor?

"Tidak benar, yang benar adalah kesadaran masyarakatnya yang sudah tinggi menggunakan masker karena sosialisasi terus penggunaan masker," kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah, Selasa (23/2/2021).

Agus menyebut, tingginya kesadaran masyarakat Kabupaten Bogor dalam bermasker itu terlihat dari banyaknya pelanggar saat operasi yustisi yang dilakukan Satgas Kabupaten Bogor bersama TNI dan Polri.

"Ya kan begini, operasinya kan kita terus menerus. Setiap hari, pagi siang malam, oleh Satgas Covid, gabungan TNI-Polri, tingkat kecamatan sampai kabupaten. Tapi faktanya, saat operasi masker, kebanyakan orang sudah pakai masker, malah kita banyak bagiin masker," ucapnya.

"Sekarang kan trennya kan bukan persoalan masker. Karena orang sekarang rata-rata orang di Kabupaten Bogor ya orang sudah pakai masker. Sekarang itu trennya, bagaimana orang membawa surat rapid antigen," ujar Agus menambahkan.

Kadis Kominfo Kabupaten Bogor Irwan Purnawan mengatakan rendahnya kedisiplinan masyarakat Kabupaten Bogor dalam bermasker karena luasnya daerahnya sehingga tidak terjangkau seluruhnya oleh Satgas COVID-19. Namun, kata Irwan, kasus positif COVID-19 di Kabupaten diklaim masih bisa dikendalikan.

"Bagi kami dengan penetapan itu, kami anggap wajar dengan jumlah penduduk kabupaten yang begitu banyak. Tetapi jika dibandingkan dengan tingkat kasus konfirmasi positif, itu kalau di rata-ratakan saat ini masih di bawah 100 per hari. Kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk kita, artinya masih bisa dikendalikan," ucap Irwan yang juga juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor.

Selanjutnya
Halaman
1 2