Polisi Klaim Buka Tutup Jalan Efektif Tekan Kasus COVID-19 di Bandung

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 15:16 WIB
Suasana kawasan Jalan Merdeka yang ditutup untuk kendaraan di Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/4/2020). Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bandung ditutup sementara dalam rangka pembatasan sosial dan pengurangan titik kumpul warga guna pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/pras.
Penutupan jalan di Bandung (Foto: ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Bandung -

Polrestabes Bandung mengklaim buka tutup jalan dapat menekan penyebaran COVID-19 di Kota Bandung. Hal tersebut dikatakan oleh Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol M Rano Hadianto.

"Hasil evaluasi di rapat ATCS Dishub yang dihadiri beberapa instansi, dinyatakan cukup efektif bahwa di lokasi-lokasi penutupan jalan tingkat kesembuhan dan penyebaran COVID-19 menurun 25 persen," kata Rano di Balai Kota Bandung, Selasa (23/2/2021).

Karena dinilai efektif, Rano menyebut belum ada penambahan ruas jalan yang akan dilakukan buka tutup.

"Untuk sementara ruas jalan yang ditutup karena dinyatakan efektif masih di 23 titik," ujarnya.

23 titik ruas jalan yang dilakukan buka tutup itu ada di dua ring, yakni ring satu sekitar kota dan ring dua akses menuju kota.

"Sampai saat ini, tetap lakukan penutupan beberapa ruas jalan dengan periode waktu tertentu di 23 titik jalan, dibagi jadi ring 1 dan 2 di Kota Bandung dari Pukul 18.00-05.00 WIB," jelasnya.

Lalu, sampai kapan buka tutup jalan ini dilakukan?

"Masih menunggu rapat terbatas kembali, sambil menunggu hasil sejauh mana tingkat penyebaran COVID-19. Ke depan, dinyatakan Kota Bandung kondusif, nantinya mungkin bisa penormalan kembali," terangnya.

Selain itu, Rano mengatakan, pada saat penutupan jalan hal itu efektif menekan penyebaran COVID-19. Karena, pada waktu-waktu tersebut merupakan waktu rawan berkerumun.

"Pada jam-jam tersebut, merupakan puncak berkerumunnya tinggi. Baik di tempat makan atau kafe," pungkasnya.

(wip/mud)