2 Warga Tangsel Korban Pencabulan Tagih Keadilan ke Polisi

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 08:43 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi kasus kekerasan seksual (Foto: Andhika Akbarayansyah)
Serang -

Korban pencabulan dari dua kasus berbeda di Tangerang Selatan, Banten, menagih keadilan dari pihak kepolisian. Sejauh ini korban belum mendapatkan keadilan dan perlindungan dari penegak hukum dari kejahatan yang dialami.

Korban pertama menimpa keluarga DS yang adiknya jadi korban pencabulan anak. Kasus ini terjadi pada Agustus 2010 berdasarkan laporan polisi Nomor LP/878/K/VII/2020/SPKT/Res Tangsel. Kasus ini pun telah memunculkan tersangka MA alias C namun sampai saat ini belum ditahan.

DS menceritakan bahwa adiknya jadi korban pencabulan. Keluarga sampai harus bolak-balik ke kepolisian termasuk ke penyidik soal kejelasan kasusnya.

Bahkan, ia menyebut bahwa suatu kali pernah dimintai uang oleh penyidik dengan alasan untuk koordinasi ke kejaksaan. Namun sekarang malah muncul ancaman dari tersangka melalui media sosial. Belum lagi rumah korban dengan tersangka juga saling berdekatan.

"Waktu di sidang, dia (tersangka) mengakui (perbuatan cabul) dan siap dengan konsekuensinya. Kakak tersangka juga mengakui. Sebelum kami membuat laporan, si pelaku sering memantau lewat kamera dan di-posting di medsos. Jadi banyak yang di-posting yang membuat resah, ada ancaman dia posting gambar perempuan sedang ditusuk, dan masih banyak yang lainnya," tutur DS dalam konferensi pers secara daring dari Tangerang Selatan yang diikuti detikcom, Rabu (20/1) kemarin.

"Kami berharap ke kepolisian agar si pelaku ditahan dan adik saya mendapatkan keadilan," ucap DS menambahkan.

Keluarga, menurut dia, dibujuk polisi agar kasus ini damai. Namun mereka meminta kasus pencabulan anak ini dituntaskan sesuai hukum.

"Saya mohon ke kepolisian agar memproses kasus ini dengan seadil-adilnya. Si pelaku segera ditahan, mengapa tidak ditahan, ada apa?" ujar DS sambil tersedu-sedu.

Selanjutnya
Halaman
1 2