Round-Up

7 Pria Majalengka Khilaf dan Minta Maaf Usai Ajakan Jihad

Bima Bagaskara - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 07:51 WIB
Heboh video azan ajakan jihad di Majalengka
Heboh video azan ajakan jihad di Majalengka (Foto: tangkapan layar video)
Majalengka -

Sebuah video yang menampilkan azan ajakan jihad menghebohkan warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Dalam video berdurasi 43 detik itu tampak seorang muazin mengumandangkan azan dengan menyelipkan kata 'hayya alal jihad' yang kemudian diikuti enam orang jemaah.

Tidak hanya menyelipkan kata 'hayya alal jihad', sejumlah orang dalam video tersebut juga membawa sebuah senjata tajam di tangan kanannya. Video itu sempat membuat heboh dan tersebar lewat Facebook, Twitter dan WhatsApp.

Video tersebut diduga direkam oleh warga Majalengka. Pada video itu ada baliho bergambar Habib Rizieq Syihab dan tertulis sebuah nama desa di Majalengka yakni Desa Sadasari, Kecamatan Argapura.

Bupati Majalengka Karna Sobahi yang mengetahui adanya sekelompok orang asal Majalengka yang membuat video azan ajakan jihad langsung bergerak cepat untuk meredam keresahan masyarakat. Dari keterangan yang diterima detikcom, Rabu (2/12), Karna langsung meminta Muspika Kecamatan Argapura untuk mencari tahu kebenaran terkait video azan ajakan jihad.

"Saya ingin mencek dulu kebenaran video ini. Saya juga sudah menginstruksikan kepada Muspika Kecamatan Argapura untuk mengidentifikasi aktivitas tersebut," kata Karna.

Tidak memerlukan waktu lama, tujuh orang yang ada di video tersebut menyampaikan permohonan maaf. Permohonan maaf itu disampaikan mereka melalui surat pernyataan dan rekaman video.

Simak video 'Kominfo Suspend Akun Twitter Pengunggah Video Azan Jihad':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2