Jabar Hari Ini: Pria Sebut Brimob 'Kacung China'-Demonstran Bakar Baliho Rizieq

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 19:27 WIB
Pria Bogor Sebut Brimob Kacung China
Foto: Pria Bogor sebut Brimob 'Kacung Cina' (tangkapan layar Instagram).

156 Penghuni Ponpes di Kuningan Reaktif COVID-19

Ratusan penghuni di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mutawally Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, menjalani rapid tes. Dari hasil pemeriksaan, 156 orang dinyatakan reaktif.

Direktur Ponpes Al-Mutawally Didin Nurulrosidin mengatakan, dari 443 orang yang mengikuti rapid test massal pada Jumat (20/11) pekan lalu, 156 di antaranya dinyatakan reaktif.

"Jumat kemarin dilakukan rapid test massal ada 443 orang baik itu santri maupun tenaga pengajar. Dari 443 yang mengikuti rapid, 156 reaktif terdiri dari 4 tenaga pengajar dan 152 santri yang 47 diantaranya santri laki-laki dan 105 santri perempuan," kata Didin.

156 orang reaktif itu berawal dari adanya santri yang mengalami gangguan penciuman dan demam. Hal tersebut, dirasakan 47 orang santri yang mengalami gejala yang sama.

"Awalnya pada kegiatan Hari Kesehatan Nasional kemarin ada 125 orang yang di rapid test dan semuanya non reaktif. Tapi beberapa hari kemudian ada beberapa santri yang indera penciumannya terganggu," ungkap Didin.

"Kemudian ada beberapa anak yang mengalami demam dari tadinya 10 orang jadi 47 orang yang demam maka kita kordinasi dengan Satgas COVID-19 Kuningan," lanjutnya.

Menurutnya dari 156 orang yang reaktif itu sudah melakukan swab dan masih menunggu hasil swab tersebut. Didin juga mengatakan untuk santri yang non reaktif saat ini telah dipulangkan ke daerah asal. Sementara yang reaktif masih diisolasi di Ponpes Al-Mutawally.

"Kondisi 156 orang itu sudah membaik, kemarin dicek suhunya 36 derajat. Tiap pagi mereka juga harus olahraga dan dibuat senang oleh tim kesehatan karena memang kebanyakan tidak ada gejala," pungkasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5