Jabar Hari Ini: Pria Sebut Brimob 'Kacung China'-Demonstran Bakar Baliho Rizieq

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 19:27 WIB
Pria Bogor Sebut Brimob Kacung China
Foto: Pria Bogor sebut Brimob 'Kacung Cina' (tangkapan layar Instagram).

Baliho Habib Rizieq Dibakar di Bandung-Diturunkan Sukarela Anggota FPI

Baliho imam besar FPI Habib Rizieq Shihab dibakar massa aksi Front Pembela Bangsa yang berlangsung di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Pembakar baliho itu dilakukan, sebagai bentuk penolakan agar Rizieq Shihab tidak datang ke Bandung.

"Kita menolak Rizieq Shihab datang ke Bandung," teriak salah satu orator.

"Bakar," teriak massa aksi sembari mengacungkan kepal tangan ke atas udara.

Koordinator aksi Fornt Pembela Bangsa Anjar mengatakan, pembakaran spanduk itu dilakukan sebagai simbol penolakan imam besar FPI tersebut.

"Ini adalah bentuk penolakan kami, kami sangat menolak kami ingin cinta damai, ingin rukun dan tidak ingin ada lagi statement dan perkataan yang memecah belah bangsa," tegasnya.

Menurutnya, beberapa kegiatan yang digelar Habib Rizieq Shihab yang melanggar protokol kesehatan.

"Bapak Habib Rizieq mengadakan Maulid Nabi, mengadakan syukuran anaknya, itu-kan melanggar protokol kesehatan COVID-19. (mengundang) kerumunan masa," ujarnya.

Lain hanya di Kota Banjar, anggota FPI membongkar baliho Rizieq Shihab dihadapan TNI-Polri. Penurunan baliho ini dilakukan secara sukarela oleh pihak FPI, menyusul adanya rencana aparat gabungan Satpol PP, polisi dan tentara yang hendak melakukan penertiban.

Sejumlah anggota FPI itu menurunkan baliho Rizieq Shihab yang berada di taman tugu perbatasan Banjar-Ciamis, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman. Penurunan itu, disaksikan beberapa anggota Polsek Pataruman dan Koramil 1325 Langensari yang di antaranya tak berseragam.

"Ini perintah dari Ketua DPC FPI," kata Andi, salah seorang anggota FPI Kota Banjar, usai menurunkan baliho Rizieq.

Sementara itu, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kota Banjar Asep Sutarno berujar, pihaknya melakukan pemantauan penurunan baliho Rizieq di empat titik wilayah Kota Banjar.

"Kami pantau penurunan baliho HRS di empat titik yaitu di taman kota Banjar, di wilayah Pataruman, Purwaharja dan Langensari," ujar Asep.

Asep menjelaskan pihaknya baru saja hendak melakukan penertiban, namun pihak FPI secara sukarela mencopot baliho tersebut.

"Sebenarnya kami melakukan penertiban terhadap semua baliho tak berizin, tak membayar pajak dan melanggar ketentuan. Tidak hanya salah satu konten saja," kata Asep.

Tak hanya baliho Rizieq Shihab, di Kota Banjar sendiri banyak baliho liar yang mengganggu keindahan kota karena dipasang secara serampangan tanpa mengindahkan aturan.

"Banyak juga yang sudah rusak tapi dibiarkan sehingga bisa membahayakan keselamatan. Intinya kami lakukan penertiban menyeluruh berkaitan dengan pajak reklame dan pelanggaran Perda K3," tutur Asep.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5