Suhu Udara Dingin di Bandung, Ini Analisis BMKG

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 10:43 WIB
Thermometer on snow shows low temperatures under zero. Low temperatures in degrees Celsius and fahrenheit. Cold winter weather twenty under zero.Thermometer on snow shows low temperatures under zero. Low temperatures in degrees Celsius and fahrenheit. Cold winter weather twenty under zero.
Ilustrasi suhu dingin (Foto: iStock)
Bandung -

Suhu udara dingin di Bandung terasa sejak pagi hari. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengalisis penyebab suhu udara dingin. Kenapa?

"Kondisi yang terjadi sekarang karena hampir seluruh wilayah Jawa Barat sudah memasuki musim kemarau," ucap Kasi Data dan Informasi Stasiun BMKG Bogor Hadi Saputra melalui keterangannya, Senin (27/7/2020).

Menurut Hadi, dengan kondisi itu, pada siang hari udara terasa panas terik karena tutupan awan yang hampir tidak ada sehingga lebih terasa panas. Sedangkan malam hari, bumi melepaskan energi panasnya ke angkasa.

"Sehingga lebih cepat terasa dingin terutama di daerah pegunungan. Juga ditambah angin monsun Australia yang bertiup juga memberikan pengaruh," tuturnya.

Hadi mengatakan berdasarkan catatan BMKG, suhu udara di Kota Bandung pagi hari tadi mencapai suhu terendah di 16 derajat Celsius, sementara di Lembang mencapai 13,6 derajat Celsius.

"Dibandingkan dengan kondisi seminggu terakhir, penurunannya sekitar empat derajat Celsius. Untuk puncak suhu terendah biasanya terjadi di bulan Juli-Agustus-awal September, bersamaan dengan puncak musim kemarau," kata Hadi.

Tonton video 'BMKG: 64% Wilayah di Indonesia Memasuki Musim Kemarau':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/bbn)