ADVERTISEMENT

Budayawan Sunda Ungkap Keresahan Munculnya Raden Rangga cs

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 14:15 WIB
Budayawan Sunda Jadi Saksi Sidang Sunda Empire
Sejumlah budayawan Sunda menjadi saksi dalam sidang perkara Sunda Empire. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung -

Sejumlah budayawan Sunda mengaku resah dengan kemunculan Sunda Empire. Mereka menyebut kemunculan kelompok yang mengklaim bisa mengendalikan dunia ini dapat menimbulkan ketidakharmonisan masyarakat Sunda.

Hal itu diungkapkan sejumlah budayawan Sunda saat dihadirkan jaksa penuntut umum Kejari Bandung dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (21/7/2020). Dalam kasus ini, ada tiga terdakwa yakni Nasri Banks, Raden Ratna Ningrum dan Raden Rangga Sasana.

Salah satu yang dihadirkan dalam sidang yakni Ketua Majelis Adat Sunda Ari Mulia Subagdja. Dalam kesaksiannya, Ari mengaku mendapatkan telepon dari banyak orang saat Sunda Empire viral di media sosial.

"Saat itu muncul di YouTube, banyak orang menelepon saya, datang ke saya mempertanyakan ini, ada hubungan atau tidak dengan Majelis Adat Sunda, dengan bangsa Sunda dan Indonesia," ucap Ari dalam persidangan.

Ari mengaku sejak Sunda Empire viral, seharian dia mendapat 'teror' dari masyarakat yang menanyakan soal Sunda Empire dengan pengakuan-pengakuan yang mengejutkannya itu. Alhasil, kata Ari, pekerjaannya pun terimbas karena kemunculan Sunda Empire.

"Saya sehari hilang pekerjaan menjawab pertanyaan orang-orang. Sehingga saya bawa ke rapat Majelis Adat Sunda. Intinya kita merasa terganggu," tuturnya.

"Terganggu masalah waktu, kemudian malu. Karena dianggap (orang) Sunda semua seperti dia (Sunda Empire)," kata Ari menambahkan.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT