Round-Up

Aneka Celotehan Bombastis Raden Rangga Sebelum Ditahan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sabtu, 01 Feb 2020 09:02 WIB
Raden Rangga Sunda Empire
Raden Rangga (Foto: Baban Gandapurnama/detikcom)
Bandung -

Raden Rangga atau HRH Rangga dan dua petinggi Sunda Empire telah ditahan Polda Jawa Barat gegara menyebar berita bohong yang menimbulkan keonaran. Sebelum ditangkap, Rangga kerap mengumbar klaim kontroversial.

detikcom merangkum sejumlah celotehan bombastis Rangga sebelum ditetapkan sebagai tersangka bersama Nasri Banks sang Perdana Menteri dan Rd Ratna Ningrum selaku kaisar atau ibunda ratu agung.

Berikut aneka celotehan Rangga :

1. Sunda Empire Terdiri 54 Negara di Dunia

Munculnya Sunda Empire ini menuai kontroversi. Sejak awal kemunculan, Rangga yang berpangkat High Royal Highness (HRH) itu kerap melontarkan sejumlah narasi yang tak masuk akal.

Aneka Celotehan Bombastis Raden Rangga Sebelum DitahanFoto: Petinggi Sunda Empire Raden Rangga (dok. pribadi)

Misalnya dalam video yang diunggah pemilik akun YouTube Alliance Press International, Rangga yang terlihat sedang diwawancara menyebut bahwa Sunda Empire ini merupakan kekaisaran dari turunan dinasti ke dinasti.

"Sunda Empire Earth Empire itu adalah kekaisaran matahari, kekaisaran bumi. Juga diartikan Sunda itu suku Sunda tapi ini adalah tindakan, proses turun temurun kekaisaran dari dinasti ke dinasti dan saat ini dinasti Sundakala," ucap Rangga dalam video yang beredar.

Menurut dia, Sunda Empire-Earth Empire ini terbagi menjadi enam wilayah. Pertama ada Sunda Atlantik di mana Bandung sebagai tera cop diplomatik dunia.

"Kedua, Sunda Nusantara adalah tatanan negara di mana tatanan tersebut dimulai dari benua Australia, Papua New Guinea, Indonesia di dalamnya, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam benua Cina seluruhnya, Mongolia kemudian Russia di dalamnya dari beberapa negara kemudian Jepang, kemudian sampai ke Korea Selatan dan Korea Utara. Kurang lebih Sunda Nusantara meliputi 54 negara di dunia," ujarnya.

"Selanjutnya Sunda Eropa, kemudian Sunda Pasifik, kemudian Sunda archipelago, kemudian Sunda Mainlek," kata dia menambahkan.

Menurut dia Sunda Empire-Earth Empire atau kekaisaran itu berada di bawah pimpinan perdana menteri dunia atau Grand Prime Minister. Di bawahnya, ada Gubernur Jenderal yang memimpin Sunda Nusantara.

"Bicara nusantara bukan bicara Indonesia, ada 54 negara. Kalau itu dia adalah Gubjen Eropa itu the king of king. Istilah kerennya Gubjen," kata Rangga dalam video tersebut.

2. Pada 15 Agustus 2020 Dunia Bubar

Raden Rangga juga menyatakan bahwa pemerintahan dunia akan berakhir pada 15 Agustus 2020. Di saat itulah, negara-negara di dunia akan datang ke Bandung untuk daftar ulang.

[Gambas:Video 20detik]

Ia mengungkapkannya dalam video yang beredar luas di masyarakat. "Hari ini program pelaksanaan mengangkat proses bahwa teritorial di dalamya Indonesia di dalamnya Bandung cop diplomatik Sunda sampai pada saatnya 15 Agustus 2020 seluruh negara harus mendaftar ulang atas penyelesaian utang-utang di bank dunia, maka itu kita siapkan segala sesuatunya," ucap Rangga.