Sidak ke Disdukcapil, Bupati Aa Umbara Ngamuk Gegara Kotoran Kucing

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 22:21 WIB
Bupati Bandung Barat Aa Umbara saat sidak kantor Disdukcapil. (Foto: tangkapan layar video viral)
Bandung Barat - Emosi Bupati Bandung Barat Aa Umbara meletup saat inspeksi mendadak (sidak) kantor Disdukcapil Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (8/1/2020). Gara-garanya, kantor dan ruang pelayanan masyarakat di kantor tersebut terlihat kotor.

Aksi sidak itu terekam dan menyebar melalui media sosial dan WhatsApp Group (WAG). Sebagaimana dilihat detikcom, dalam tayangan berdurasi 1 menit 40 detik itu, Aa Umbara membawa sapu dan sodok sampah.


Sambil mengenakan setelan training putih, politikus NasDem itu kemudian meminta agar staf Disdukcapil menghentikan pelayanan sementara. Aa langsung mengumpulkan mereka di suatu lorong.

Kotoran kucing itu bau dan tercium dari jarak yang agak jauh.Kabag Humas Pemkab Bandung Barat Hari Mustika

Tampak sejumlah pekerja pun berhamburan keluar dari ruangan dan dijejerkan, kemudian diberikan arahan. "Kalau tempatnya seperti ini memangnya enak? Ayo kumpul semuanya, mana kabidnya, sekdisnya," ucap Aa.

Sidak Kantor Disdukcapil, Bupati Aa Umbara Ngamuk Lihat SampahBupati Bandung Barat Aa Umbara saat sidak kantor Disdukcapil. (Foto: tangkapan layar video viral)
Kabag Humas Pemkab Bandung Barat Hari Mustika membenarkan kejadian tersebut. "Awalnya pak bupati sidak, pas melihat ruangan di sana kotor. Semua pegawai di pelayanan Disdukcapil kena semprot," ujar Hari.

Sesuai perkataan bupati, kata Hari, pegawai Disdukcapil kurang peka dalam menjaga kebersihan. Hal itu terlihat dari sampah yang berserakan, bahkan ada kotoran kucing di sana.

"Kotoran kucing itu bau dan tercium dari jarak yang agak jauh," ucap Hari.

Aa Umbara, ujar Hari, mengharapkan semua pegawai dan ASN memiliki kepedulian soal kebersihan lingkungan. "Intinya seperti itu, meskipun saat ini belum ada OB (office boy) karena awal tahun masih lelang. Jadi harus ada kepedulian karena kebersihan itu tugas semua," tutur Hari.

(bbn/bbn)