Kaleidoskop 2019

Fenomena Gay-Lesbian di Lapas dan MUI Jabar Kaji Haramkan PUBG

Mukhlis Dinillah - detikNews
Jumat, 27 Des 2019 08:18 WIB
Ilustrasi (Foto: REUTERS/Dario Pignatelli)
Bandung - Sepanjang tahun 2019, ada sejumlah pemberitaan di Kota Bandung yang menyita perhatian publik. detikcom merangkum dua topik menarik soal MUI Jabar kaji haramkan PUBG hingga fenomena gay-lesbian di Lapas.

MUI Jabar Kaji Haramkan Game PUBG

PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) tengah menjadi sorotan usai penyerangan brutal di dua masjid Selandia Baru. Pelaku penyerangan disebut-sebut terinspirasi dari game bergenre battle royal tersebut.

PUBG tengah digandrungi masyarakat dunia termasuk Indonesia. Game besutan Tancent Games itu mengharuskan seseorang bertahan hidup dengan berperang melawan orang lain menggunakan senjata.


Melihat fenomena itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar mempertimbangkan mengeluarkan fatwa haram mengenai game PUBG. Pihaknya mengkaji terlebih dahulu dampak-dampak dari bermain game online gawai dan komputer tersebut.

"Tentu kita harus teliti terlebih dahulu mengenai dampak dari game ini," kata Ketua MUI Jabar Rahmat Syafei, belum lama ini.

Ia menilai pada prinsipnya sesuatu yang memberi dampak negatif secara luas akan dilarang MUI. Apalagi, kata dia, sampai menstimulus seseorang untuk melakukan tindakan kejahatan.


Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar menyebut, kajian atau wacana fatwa haram PUBG semata-mata bentuk antisipasi. Meski, sejauh ini belum ada fakta atau korelasi secara langsung antara PUBG dengan perubahan perilaku hingga melakukan aksi brutal di Indonesia.

"Memang belum ada (di Jabar atau Indonesia) karena anak main game jadi brutal. Tapi karena ada berita di Selandia Baru pelaku (teroris penembakan di masjid) terinspirasi (PUBG) kita lakukan kajian. Ini sebagai bentuk antisipasi," ucapnya.

Fenomena Gay-Lesbian di Lapas dan MUI Jabar Kaji Haramkan PUBGFoto: detikcom
Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4