Isu Dukun Santet Diduga Jadi Motif Pria Bertopeng Tembak Atikah

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 16 Mar 2018 13:30 WIB
Atikah menjalani penanganan medis. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Atikah menjalani penanganan medis. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Polres Sukabumi mengidentifikasi dua pelaku penembakan terhadap Atikah (40). Motif tudingan dukun santet diduga menjadi dasar pelaku melancarkan aksi brutal terhadap perempuan tersebut.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengungkapkan bahwa Atikah dituduh sebagai dukun santet di tempat tinggalnya, Kampung Babakan Kubang, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jabar.

"Atas dasar tudingan dukun santet itulah kedua pelaku mengambil jalan sendiri dengan cara menganiaya korban," kata kata Nasriadi kepada detikcom, Jumat (16/3/2018).





Dua pria bertopeng saat melakoni perbuatan kejam kepada Atikah sudah terlacak. Polisi bergerak memburu sang pelaku.

"Pelakunya sudah dalam pengejaran anggota kita," ucap Nasriadi.

Berkaitan isu dukun santet yang ditudingkan kepada Atikah, sambung dia, polisi telah menyelidiki. Namun kabar burung tersebut ternyata tidak bisa dibuktikan.

"Ternyata hanya sebatas rumor, jadi tidak benar ada isu-isu bahwa korban adalah dukun santet. Kita lebih kepada pendalaman motif lain, termasuk kemungkinan adanya persoalan antara korban dengan pelaku," tutur Nasriadi.


Kades Mekarsakti Ahmad Sajuri menjelaskan memang sempat beredar kabar selama ini Atikah memiliki ilmu hitam. Namun isu itu telah ia klarifikasi kepada warganya dan memang tidak terbukti.

"Saya kumpulkan warga malam setelah kejadian. Sebab kami khawatir korban yang diisukan punya ilmu hitam tidak diterima pulang setelah menjalani pengobatan. Hasil ngumpul itu, warga sepakat bersedia menerima korban kembali untuk pulang ke rumahnya," tutur Ahmad.

Atikah membantah sebagai dukun santet yang dihembuskan segelintir warga. "Pas kejadian saya baru selesai salat. Soal (ilmu hitam) itu tidak benar hanya isu," ucap Atikah. (bbn/bbn)