detikcom
Rabu, 27/06/2012 16:04 WIB

Saweran Dana untuk Gedung KPK di Rekening ICW Tembus Rp 28.925.794

Gagah Wijoseno - detikNews
Jakarta - Saweran dana untuk pembangunan gedung baru KPK digelar sejumlah pihak. Salah satunya dikoordinir Indonesia Corruption Watch (ICW). Dana yang terkumpul hingga sore ini sudah mencapai Rp 28.925.794.

"Sedang dari uang receh yang terkumpul total Rp 83.700 dan wesel Rp 184.400," kata aktivis ICW Illian Deta saat dikonfirmasi, Rabu (27/6/2012).

Rencananya rekening ini dibuka hingga ada keputusan dari DPR kapan gedung baru KPK akan terealisasi. Bagi masyarakat yang peduli akan pemberantasan korupsi bisa ikut menyumbang ke rekenin BNI 0056124374 atas nama perkumpulan ICW. Rekening dibuka sejak Selasa (26/6).

"Kami akan pertanggungjawabkan pengelolaan dana ini. Kami akan sampaikan secara transparan kepada publik," terangnya.

Illian juga menjelaskan, di daerah juga tengah disiapkan posko-posko lanjutan dan juga penggalangan dana dari mahasiswa. Di Jakarta sudah dikumpulkan dana dari Mahasiswa Trisakti.

"Kita bersama-sama memerangi korupsi, membantu KPK dengan gedung baru," tuturnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndr/vta)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%