Detik.com News
Detik.com

Mau Ngeluh Soal Program Pemerintah ke Jokowi? Sampaikan ke LAPOR! Selasa, 05/05/2015 21:02 WIB

Mau Ngeluh Soal Program Pemerintah ke Jokowi? Sampaikan ke LAPOR!

Kantor Staf Presiden (KSP) meluncurkan kembali aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!). Masyarakat diminta untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan program pemerintah.
  • Selasa, 05/05/2015 21:00 WIB

    Isu Reshuffle, Menko Tedjo: Tanya Jokowi, Jangan ke Saya

    Isu Reshuffle, Menko Tedjo: Tanya Jokowi, Jangan ke Saya Setelah berjalan beberapa bulan bekerja, isu reshuffle di tubuh kabinet Jokowi-JK kini mulai menghangat. Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno enggan mengomentari lebih jauh soal isu itu dan menyerahkan sepenuhnya ke Jokowi.
  • Selasa, 05/05/2015 20:50 WIB

    Coba Sita Lukisan Affandi di Hong Kong, Polisi Kerja Sama dengan Interpol

    Coba Sita Lukisan Affandi di Hong Kong, Polisi Kerja Sama dengan Interpol Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya mengupayakan untuk menyita lukisan Affandi koleksi keluarga Prof Widjojo Ningrat yang kini berada di tangan seorang kolektor di Hong Kong. Pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan interpol untuk penyitaan tersebut.
  • Selasa, 05/05/2015 20:44 WIB

    Kementerian ESDM: Korban di Pangalengan Bukan Karena Pipa Meledak, tapi Longsor

    Kementerian ESDM meluruskan informasi terkait kejadian ledakan pipa panas bumi (geothermal) yang mengakibatkan satu orang tewas dan 14 orang tertimbun longsor sampai saat ini. Penyebab awalnya adalah karena longsor akibat hujan yang berlangsung cukup lama.
  • Selasa, 05/05/2015 20:37 WIB

    Usai ke Makam Pendiri Mataram, Adik Sultan akan Ziarah ke Makam Raja di Imogiri

     Usai ke Makam Pendiri Mataram, Adik Sultan akan Ziarah ke Makam Raja di Imogiri Para adik Sultan Hamengkubuwono X sempat berziarah ke makan para pendiri Mataram untuk meminta maaf karena sikap Sultan yang menghilangkan Gelar Khalifatullah. Setelah itu, para adik Sultan akan berziarah ke Makam Raja di Imogiri.
  • Selasa, 05/05/2015 20:29 WIB
    Foto News

    Jero Wacik Ditahan KPK

    Jero Wacik Ditahan KPK Eks Menteri ESDM Jero Wacik langsung ditahan usai menjalani pemeriksaan di KPK sebagai tersangka kasus pemerasan, Selasa (5/5/2015). Jero ditahan di Rutan Cipinang untuk 20 hari ke depan.
  • Selasa, 05/05/2015 20:22 WIB

    Kabareskrim: Kerugian Negara Kasus Kondensat Bisa Lebih Rp 2 T

    Kabareskrim: Kerugian Negara Kasus Kondensat Bisa Lebih Rp 2 T Bareskrim tengah menyelidiki dugaan pidana pencucian uang dengan perkara pokok korupsi di penjualan kondensat bagian negara oleh SKK Migas ke Trans Pasific Petrochemical Indonesia. Kerugian negara bisa lebih dari Rp 2 triliun.
  • Selasa, 05/05/2015 20:21 WIB

    Kejagung Siap Telaah Berkas Novel Baswedan dari Bareskrim Polri

    Kejagung Siap Telaah Berkas Novel Baswedan dari Bareskrim Polri Proses penyidikan Bareskrim Polri terhadap kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan penyidik KPK Novel Baswedan masih belum tuntas benar. Namun Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku telah siap menerima dan meneliti berkas tersebut.
  • Selasa, 05/05/2015 20:14 WIB

    Tak Ingin Ditahan, Jero Wacik Minta Tolong ke Presiden Jokowi

    Tak Ingin Ditahan, Jero Wacik Minta Tolong ke Presiden Jokowi Eks Menteri ESDM, Jero Wacik tak bisa berbuat banyak saat penyidik KPK memutuskan untuk melakukan penahanan. Jero meminta tolong Presiden Joko Widodo agar bisa membebaskannya.
BBC
Berita Sebelumnya
ProKontra Index »

Atasi Prostitusi, Tiru Swedia yang Hukum Pembeli Jasa dan Germo PSK!

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan RI harus belajar dari Swedia untuk mengatasi prostitusi. Swedia melegalkan PSK namun mengkriminalkan mereka yang membeli jasa PSK dan germo yang menjual PSK. Bila Anda setuju usulan Mensos Khofifah, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%
UPS! Lulung
UPS! Lulung
Penyidikan dugaan korupsi pengadaan UPS menjalar hingga DPRD DKI Jakarta. Polisi pun mengincar Lulung. Politikus PPP ini tercatat sebagai penguasa Tanah Abang.
Download Edisi Terkini
Lapsus Index »
Wawancara Index »
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
Kolom Index »
  • Selasa, 05/05/2015 11:32 WIB
    Kapan Tahap Ketiga Eksekusi Mati Gembong Narkoba Direalisasi?
    Kapan Tahap Ketiga Eksekusi Mati Gembong Narkoba Direalisasi? Sehari setelah pelaksanaan eksekusi mati, Indonesia banyak dikecam oleh negara yang warganya dieksekusi mati. Pro kontra menyeruak. Namun, sebagian yang pro mengatakan seharusnya tidak hanya Indonesia yang dikecam namun juga semua negara yang masih menerapkan hukuman mati.
OpiniAnda Index »
Poling Index »

DPR kini tengah menggodok kemungkinan 'menghapus' hukuman mati dari KUHP. Dalam draf RUU KUHP, hukuman mati menjadi pidana pokok yang bersifat khusus dan sifatnya alternatif. Anda setuju?