Detik.com News
Detik.com
 
 
Survei Poltracking: 48,5% Publik Tak Puas Kinerja Pemerintah Jokowi-JK Minggu, 19/04/2015 14:47 WIB

Survei Poltracking: 48,5% Publik Tak Puas Kinerja Pemerintah Jokowi-JK

Poltracking Indonesia kembali merilis survei, kali ini untuk mengukur kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodoā€ˇ-Jusuf Kalla yang pada Senin (24/4) besok genap 6 bulan. Hasilnya, sebanyak 48,5 persen publik tak puas kepada pemerintahan.
  • Minggu, 19/04/2015 14:36 WIB

    Ahok Ingin Warga Betawi Setu Babakan 'Wakafkan' Tanah ke Pemerintah

    Ahok Ingin Warga Betawi Setu Babakan Wakafkan Tanah ke Pemerintah Setu Babakan adalah perkampungan yang menjadi pusat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi. Namun jika ada warga setempat yang berniat menjual tanahnya, Gubernur Ahok berpesan agar dijual saja ke pemerintah.
  • Minggu, 19/04/2015 14:31 WIB
    Babak Baru Konflik Golkar

    Kubu Agung Yakin Menang di PTUN, ini Aturan yang Menjadi Alasannya

    Kubu Agung Yakin Menang di PTUN, ini Aturan yang Menjadi Alasannya Kubu Agung Laksono yakin gugatan Kubu Aburizal Bakrie (Ical) di PTUN Jakarta akan ditolak, meski sudah ada penetapan sela berupa penundaan berlakunya SK Menkum HAM kepengurusan Golkar Munas Ancol.
  • Minggu, 19/04/2015 14:23 WIB

    Cari Celah Dapat Tiket KA Lebaran: 'Mencicil' hingga Tiket Estafet

    Cari Celah Dapat Tiket KA Lebaran: Mencicil hingga Tiket Estafet Banyak cara dan strategi dibutuhkan untuk mendapatkan tiket kereta api Lebaran. Selain menyediakan 'alat perang' lengkap menembus situs reservasi tiket online, sedikit strategi dan mencari celah juga dibutuhkan. Seperti mencari tiket estafet hingga 'mencicil'. Maksudnya?
  • Minggu, 19/04/2015 14:02 WIB

    Keluarga Juragan Kayu yang Dibunuh di Semarang Curigai Tukang Bongkar Pasir

    Keluarga Juragan Kayu yang Dibunuh di Semarang Curigai Tukang Bongkar Pasir Keluarga Hj Suparti (53), juragan kayu yang tewas dibunuh di Semarang hari Sabtu (18/4) mencurigai seorang pria sebagai pelakunya. Hal itu karena HP pria yang akrab dipanggil Pur itu tertinggal di lokasi kejadian.
  • Minggu, 19/04/2015 13:53 WIB

    Kisah Sukses Pesan Tiket KA Lebaran via Call Center

    Kisah Sukses Pesan Tiket KA Lebaran via Call Center Ibarat dua sisi dalam semua hal di dunia ini, kisah perburuan tiket KA Lebaran banyak diwarnai kegagalan dan kesuksesan setelah berjuang cukup keras.
  • Minggu, 19/04/2015 13:47 WIB

    Polrestabes Bandung Jaring 27 PSK dan 6 Germo di Jalan Dewi Sartika

    Sebanyak 27 perempuan yang menjadi PSK (pekerja seks komersial) dijaring Polrestabes Bandung dalam operasi yang digelar, Sabtu (18/4/2015) malam. Selain para PSK, polisi pun mengamankan 5 germo serta 1 bos yang mengelola prostitusi rumahan yang berada di Jalan Dewi Sartika Bandung.
  • Minggu, 19/04/2015 13:40 WIB

    Rekonstruksi Pembunuhan Deudeuh 'Tata' Digelar Setelah Peringatan KAA

    Rekonstruksi Pembunuhan Deudeuh Tata Digelar Setelah Peringatan KAA Rekonstruksi pembunuhan Deudeuh Alfisahrin akan digelar setelah peringatan KAA. Rekonstruksi ini untuk memberikan gambaran saat peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka M Prio Santoso (24) alias Rio.
  • Minggu, 19/04/2015 13:32 WIB
    Penyusup Roda Pesawat Kabur

    Mario Kabur Bermodal Baju Melekat di Badan dan Uang Rp 200 Ribu

    Mario Kabur Bermodal Baju Melekat di Badan dan Uang Rp 200 Ribu Tersangka penyusup roda pesawat Garuda, Mario Steven Ambarita (21), kabur tanpa membawa perbekalan yang cukup. Warga Baganbatu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, itu hanya bermodalkan pakaian yang melekat di badan dan uang Rp 200 ribu.
BBC
Berita Sebelumnya
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
Mengapa Takut pada Luhut
Mengapa Takut pada Luhut
Gagal jadi menteri koordinator, Luhut Binsar Pandjaitan ditugasi Jokowi mengawasi kabinet. Memimpin Kantor Staf Presiden, kewenangannya dituding terlalu besar bak perdana menteri.
Download Edisi Terkini
Lapsus Index »
Wawancara Index »
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
Kolom Index »
  • Jumat, 17/04/2015 19:15 WIB
    Kolom
    1965 Belum Selesai
    1965 Belum Selesai Ada seminar internasional, juga beredar foto hitam-putih orang diikat tangannya ke belakang, diarak ramai-ramai, dengan teks "korban diarak sebelum dibunuh". Siapa bad guy, siapa good guy?
OpiniAnda Index »
Poling Index »

John F Kennedy menyatakan "My loyality to my party ends where my loyality to the country begins" VS Megawati yang mengatakan "Presiden dan wapres memang sudah sewajarnya menjalankan garis kebijakan politik partai". Pilih mana?