Dari Perang Surabaya ke Penjara
Hario Kecik turut menyabung nyawa dalam Perang Surabaya pada 1945. Pulang dari Uni Soviet, dia dijebloskan ke penjara tanpa pernah diadili.
Selengkapnya...
Hario Kecik turut menyabung nyawa dalam Perang Surabaya pada 1945. Pulang dari Uni Soviet, dia dijebloskan ke penjara tanpa pernah diadili.
Selengkapnya...
"Bung, kenapa pertempuran dihentikan? Padahal sebentar lagi Inggris akan kita kalahkan"
Selengkapnya...
"Jawaban kami tetap : selama darah masih dapat mewarnai secarik kain merah dan putih, kami tak akan menyerah kepada siapa pun"
Selengkapnya...
"Nggak tahu kenapa, aku kayak merasa mau mati. Menggigil, gelap, dan badan lemas banget"
Selengkapnya...
Mereka rela merogoh kantong hingga puluhan juta rupiah demi ikut lari maraton di luar negeri. Apa yang mereka cari?
Selengkapnya...
"Sudah lama kaum laki-laki jadi raja dalam pergaulan hidup dan kadang dalam rumah tangga"
Selengkapnya...
"Satu-satunya yang boleh kami mimpikan adalah hari ini atau besok menjadi istri yang kesekian bagi seorang lelaki"
Selengkapnya...
Bahasa gaul datang dan pergi setiap generasi. Apakah merusak bahasa Indonesia?
Selengkapnya...
Yang satu berjuang untuk menghidupkan bahasa Indonesia, satunya lagi berjuang demi bahasa Sunda. Agar tak tergerus bahasa asing.
Selengkapnya...