DetikNews
Kamis 08 Februari 2018, 14:27 WIB

Pembangunan K2 Park Serpong Tak Kunjung Selesai

Herawati - detikNews
Jakarta -
Keluhan
(Solved)

Awal tahun 2014, saya beberapa kali menerima sms penawaran apartemen K2 Park Serpong melalui SMS dan bulan Maret 2014, kami melakukan pemesanan apartemen K2 Park dengan developer PT Prioritas Gading Indonesia.

Saya dilayani oleh marketing yang menjelaskan bahwa syarat pembelian adalah dengan membayar booking fee sebesar Rp 10 juta dan ada beberapa pilihan cicilan down payment, yang kami ambil adalah DP 40% (30 kali cicilan Rp 7.350.974 dalam periode 1 April 2014 sampai 1 September 2016.

Kami sempat menanyakan perihal Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) bekerjasama dengan bank apa. Marketing belum bisa menjawab dengan alasan sedang mengurus kerjasama dengan beberapa bank dan belum ada keputusan.

Tanggal 16 Maret 2014, kami melakukan transfer pembayaran booking fee sebesar Rp 10 juta. Tanggal 23 Maret 2014, marketing datang dengan membawa surat pesanan. Setelah itu kami membayar cicilan sesuai dengan syarat yang diberikan.

Bulan Maret 2015, kami mendapat berita bahwa dilakukan ground breaking K2 Park, tetapi kami tidak melihat ada pembangunan selama proses pembayaran cicilan uang muka.

Bulan Mei 2016, saya ke kantor pemasaran dan ternyata marketing yang sebelumnya melayani saya sudah tidak bekerja lagi di perusahaan itu. Saya mendapat informasi, saat itu sedang dalam proses kerjasama dengan Bank Muamalat.

Tanggal 4 Juni 2016, kami bisa bertemu dengan tim legal, marketing manager. Ternyata izin bangunan yang diperlihatkan adalah IMB per tahun 2016.

Berarti K2 Park sudah menawarkan sesuatu yang belum pasti dan melanggar UU No 20 tahun 2011 tentang rumah susun pasal 42 yang menyatakan bahwa pelaku pembangunan dapat melakukan pemasaran rumah susun dilaksanakan sekurang-kurangnya harus memiliki perizinan pembangunan rumah susun.

Karena melihat tidak adanya perkembangan pembangunan K2 Park ini, kami meminta uang kami kembali. Namun pihak K2 Park tidak ada niat untuk mengembalikan uang kami. Bagaimana kami bisa melakukan pelunasan dan juga PPJB jika secara fisik tidak ada perkembangan pembangunan proyek yang kami beli ini.


Herawati
cihuy.ra@gmail.com
Jawaban

Tanggapan Prioritas Land Indonesia

Sehubungan dengan surat Ibu Herawati yang berjudul "Pembangunan K2 Park Serpong Tak Kunjung Selesai" (Detik.com, 31 Januari 2018), kami informasikan bahwa pada tanggal 25 Januari 2018, telah diadakan pertemuan antara kami, PT. Prioritas Gading Indonesia selaku pengembang dengan beberapa customer dari K2 Park, yang salah satunya adalah Ibu Herawati.

Pada pertemuan tersebut telah kami sampaikan secara langsung hal-hal yang menjadi kendala, tahapan yang sedang kami kerjakan saat ini dan serta beberapa hal yang sedang kami upayakan untuk langkah percepatan pembangunan Apartemen K2 Park.

Di dalam pertemuan tersebut juga telah kami terima permintaan dari perwakilan konsumen K2 Park yang hadir dan tertuang di dalam Surat yang telah disepakati oleh customer yang hadir (ditandatangani pula oleh Ibu Herawati).

Atas hal tersebut di atas, bersama ini kami meminta dengan hormat untuk kesediaannya bekerjasama agar dalam hal ini tetap menghargai, menghormati, dan serta berkomitmen pada hasil pertemuan yang telah disepakati bersama.


Ega Iqbal Nugraha
PT. Prioritas Land Indonesia
Sales Administration and Customer Service Manager

(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed