Ismijati Tewas Diduga Bunuh Diri Karena Tak Dinafkahi Suami

Ismijati Tewas Diduga Bunuh Diri Karena Tak Dinafkahi Suami

Charoline Pebrianti - detikNews
Kamis, 14 Feb 2019 16:43 WIB
Rumah yang ditempati Ismijati (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo - Ismijati tewas diduga bunuh diri di rumahnya di Jalan MT Haryono, Tubuhnya bersimbah darah dengan leher menganga. Di dekatnya ada sebuah gerinda yang masih menyala.

Polisi menyebut ibu rumah tangga itu diduga bunuh diri karena motif ekonomi. Suami Ismijati disebut jarang pulang dan meninggalkan banyak utang.

"Sang suami Edi Purwanto jarang pulang dan tidak memberikan nafkah. Bahkan anak bungsunya yang kini duduk di kelas 1 SMA sudah beberapa bulan terakhir belum membayar uang sekolah," ujar Kapolsek Kota AKP Lilik Sulastri kepada detikcom saat ditemui di lokasi, Kamis (14/2/2019).

Lilik mengatakan Ismijati juga tak bisa memberangkatkan anaknya ikut study tour ke Yogyakarta karena ta bisa membayar biayanya. Di rumah itu, perempuan 47 tahun tersebut tinggak bersama anak dan suaminya. Sementara satu anaknya lagi sudah menikah dan tidak tinggal serumah.


Lilik menambahkan menurut keterangan para tetangga korban, suami Ismijati sering meninggalkan utang. Alhasil, korban yang hanya bekerja sebagai penjual gorengan pun kewalahan membayar utang suaminya.

"Jarang pulang dan sering utang, istri dan anaknya tidak diberi nafkah. Suami yang tidak bertanggung jawab," terang Lilik.

Puncaknya, tadi pagi saat seluruh siswa lain ikut study tour ke Yogyakarta, anak bungsunya hanya berada di rumah tidak bisa ikut. Sedangkan anak pertamanya sudah menikah dan tidak tinggal bersama.

"Tadi pagi habis subuh katanya ibunya sempat menanyai anaknya, nggak jadi ikut study tour le?, anaknya bilang tidak. Terus ibunya masuk kamar, anaknya juga masuk kamar sendiri," papar dia.


Namun sekitar pukul 08.00 WIB, dari dalam kamar Ismijati terdengar bunyi gerinda. Karena khawatir, anaknya langsung mengajak saudara ibunya untuk melihat kondisi ibunya.

"Saat dibuka di kamarnya ternyata korban sudah meninggal dan ditemukan gerinda yang menyala, diduga sebagai alat bunuh diri," imbuh Lilik.

Hingga Tim forensik telah membawa jenazah korban ke RSUD dr Harjono untuk divisum dan otopsi guna mencari penyebab lain meninggalnya korban. (iwd/iwd)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya
Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.