Miris, 11 Burung Asal Malaysia Ini Diselundupkan Dalam Paralon

Miris, 11 Burung Asal Malaysia Ini Diselundupkan Dalam Paralon

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Jumat, 27 Apr 2018 20:11 WIB
11 Burung kacer diselundupkan dalam paralon (Foto: istimewa)
Surabaya - Sebanyak 11 burung kacer asal Malaysia gagal diselundupkan ke Indonesia. Adalah petugas Karantina Pertanian di Terminal 2 Bandara Juanda yang menggagalkannya. Mirisnya, 11 burung ini dimasukkan dalam pipa paralon yang hanya berdiameter 2 cm.

"Iya benar ada 11 burung kacer yang kami temukan hendak dibawa masuk ke Indonesia dengan dimasukkan paralon," ujar Penanggung jawab Bidang Karantina Hewan Bandara Juanda Surabaya, drh. Tetty Maria Sitanggang saat dihubungi detikcom, Jumat (27/4/2018).


Kardus yang digunakan untuk menaruh burung dalam paralonKardus yang digunakan untuk menaruh burung dalam paralon (Foto: istimewa)
Tetty mengatakan pelaku penyelundup burung ini adalah seorang TKI. Untuk mengelabui petugas, paralon berisi burung itu dimasukkan ke kardus yang diberi lubang pada pinggirnya. Saat diperiksa di mesin x-ray, petugas curiga. Kardus itu kemudian disuruh dibuka. Dan didapati di dalamnya ada 11 burung dimasukkan ke pipa paralon. Namun pelaku langsung kabur dan belum ditemukan hingga saat ini.

Burung-burung ini, kata Tetty, berasal dari Malaysia. Namun Tetty mengaku tidak berhasil menangkap pelaku. "Mungkin karena ketakutan, pelaku kabur dan hingga kini belum bisa kami tangkap," tambahnya.

Berada di dalam pipa kecil dan sempit selama beberapa jam, membuat kondisi burung-burung ini memburuk. Bahkan ada tiga burung yang mati.

3 Burung mati3 Burung mati (Foto: istimewa)

Sementara sisanya, delapan burung masih bisa diselamatkan dan kini sedang mendapatkan perawatan dari petugas. "Ada delapan yang masih hidup," lanjut Tetty.

Burung-burung ini ditinggalkan pemiliknya lengkap dengan sertifikat yang menyatakan hewan tersebut dalam kondisi sehat. Sebelumnya, 11 burung dalam paralon itu dimasukkan di dalam kardus.

Burung yang masih hidup dipindahkan ke sangkarBurung yang masih hidup dipindahkan ke sangkar (Foto: istimewa)
(iwd/iwd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.