Tim penyidik KPK datang ke kantor Kemenhub dan langsung menuju ruangan Dirjen Hubla di lantai 4 sekitar pukul 03.30 WIB, Jumat (25/8/2017). Pada pukul 09.45 WIB, tim penyidik meninggalkan Kemenhub. Tampak penyidik membawa kardus keluar dari kantor Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus.
Dalam kasus dugaan suap Dirjen Hubla, KPK menyegel 3 tempat, yakni PT Adhi Guna Keruktama (AGK), mes Tonny, dan ruang kerja Dirjen Hubla.
Tonny Budiono ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (23/8) lalu. Dia diduga menerima suap dari Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (AGK) Adiputra Kurniawan terkait proyek pengerukan Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang.
Nilai suap yang diterima Tonny terbilang fantastis, mencapai Rp 20,7 miliar. Jumlah itu merupakan barang bukti terbanyak yang diamankan KPK dari operasi tangkap tangan (OTT). (fdn/fdn)











































